Percepat Ekonomi Syariah, Dewan Pakar Dorong Penguatan Ekosistem

Kamis, 22 September 2022 - 20:16 WIB
loading...
Percepat Ekonomi Syariah,...
Ketua Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah Perry Warjiyo. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Perry Warjiyo mendorong penguatan ekosistem secara masif untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia. Langkah tersebut membutuhkan sektor keuangan syariah sebagai penggerak yang dapat menjadi motor ketahanan ekonomi nasional.

“Ekosistem juga berkaitan dengan mata rantai dari sisi produksi, keuangan, pemasaran, termasuk juga digitalisasi. Membangun ekosistem end to end menjadi penting. Lebih dari itu, ekosistem juga berkaitan dengan unit-unit usaha,” kata Perry dalam acara Islamic Finance Summit 2022 di Bali, Kamis (22/9/2022).

Baca Juga: Ini Tiga Strategi BI Akselerasi Pengembangan Ekonomi Syariah

Perry mengungkapkan bahwa ekosistem merupakan satu dari tiga kunci untuk memajukan keuangan syariah bagi kesejahteraan masyarakat, selain sinergi dan literasi. Gubernur Bank Indonesia itu juga mencatat penguatan ekosistem ekonomi syariah telah berkembang dalam satu dekade terakhir.

Saat ini, Indonesia berada peringkat ke-4 sebagai salah satu pemain ekonomi keuangan syariah dunia dalam kurun waktu 2021 - 2022. Dalam level global, Indonesia menduduki urutan ke-2 untuk makanan halal, dan peringkat ke-3 untuk fesyen muslim. Kemudian untuk keuangan digital syariah global khususnya Islamic Fintech, Indonesia masuk peringkat ke-3 pada 2022.

Baca Juga: Bukan Kaleng-kaleng, Segini Potensi Keuangan Syariah RI

Pertumbuhan usaha syariah di Indonesia juga terus menunjukkan perbaikan. Berdasarkan data, Perry mencatatkan triwulan II/2022, sektor unggulan halal value chain tumbuh 4,73% yoy. Dengan penguatan ekosistem ekonomi syariah, Indonesia dinilai dapat menghadirkan produk yang kompetitif, memperkuat mata rantai produksi, keuangan, pemasaran digital di setiap lini usaha. “Kelihatan sekarang ghirah masyarakat untuk mengembangkan ekonomi syariah semakin kuat," pungkasnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Pede Rupiah Menguat...
Pede Rupiah Menguat Mulai Juli 2026, Gubernur BI Ungkap Penyebab Mata Uang Garuda Kolaps
Jaga Rupiah, BI Perketat...
Jaga Rupiah, BI Perketat Aturan Transaksi Valas per Juni 2026
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi...
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi Syariah Berkeadilan untuk Indonesia Sejahtera
Prabowo Sambut Tamu...
Prabowo Sambut Tamu Negara di Acara BI: Yang Hadir Berarti Sahabat Bener
Rekomendasi
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved