Perhatian Masyarakat Terhadap Kesehatan Meningkat, Pelaku Usaha Dituntut Lebih Inovatif

Jum'at, 23 September 2022 - 19:04 WIB
loading...
Perhatian Masyarakat...
Webinar Update on Functional Ingredients for Health & Wellness yang membahas soal suplemen kesehatan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang telah terjadi beberapa tahun terakhir tak dipungkiri telah memengaruhi perilaku masyarakat untuk lebih memerhatikan kesehatannya. Menurut survei, 68% masyarakat Indonesia mengakui bahwa mereka lebih memerhatikan kesehatan pribadi dan kesehatan orang-orang terdekatnya dengan 40% dari masyarakat Indonesia yang mengonsumsi lebih banyak suplemen untuk meningkatkan kesehatan fisik mereka selama beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 1.904, Meninggal 20 Orang

Tak hanya kesehatan fisik, masyarakat Indonesia juga menganggap bahwa kesehatan mental juga penting dengan 59% konsumen Indonesia mengakui lebih fokus terhadap kesehatan mental selama masa Covid-19. Untuk mengelola kesehatan mental tersebut, 40% konsumen Indonesia juga mengatakan bahwa mereka mengonsumsi suplemen yang berkaitan dengan kesehatan mental yang berdampak pada tingkat stress dan juga kualitas tidur mereka.

Berdasarkan survei di atas, permintaan atas suplemen kesehatan, baik fisik maupun mental meningkat beberapa tahun terakhir. Para pelaku usaha farmasi dan produsen penganan sehat dituntut untuk lebih inovatif dalam pemilihan bahan-bahan yang dilatarbelakangi oleh pengembangan sains.

Pandangan itu dipaparkan pada webinar Update on Functional Ingredients for Health & Wellness yang diadakan pada 14 September 2022 lalu. Webinar ini diadakan oleh Foodreview Indonesia dan didukung oleh Kerry dengan menghadirkan pembicara dari BPOM, departemen gizi masyarakat, serta perwakilan dari Kerry. Para pembicara memberikan informasi terkini, pengetahuan terkait keamanan pangan, serta aturan atas penganan fungsional yang berlaku kepada para pelaku usaha yang bergerak di kesehatan dan kebugaran.

Jackie Ng, Strategic Marketing Director Applied Health & Nutrition dari Kerry APMEA mengatakan, pihaknya mengajak pelanggan untuk masuk ke pasar kesehatan dengan produk yang didukung oleh bahan-bahan yang kredibel dan ditunjang oleh pengembangan sains yang inovatif. Kerry menghadirkan ProActive Health dan setiap merek dari ProActive Health tersebut menawarkan pengelolaan kesehatan dengan nutrisi positif yang divalidasi melalui penelitian klinis.

"Semua merek di bawah ProActive Health dapat digunakan oleh pelaku bisnis untuk mengembangkan inovasi di bidang suplemen. Produk dari Proactive Health sendiri hadir untuk menjawab kebutuhan konsumen mulai dari Wellmune untuk memperkuat sistem imun, Sensoril Ashwaganda untuk kesehatan kognitif, Capros untuk kesehatan jantung dan Ayuflex untuk memelihara kesehatan sendi," jelas Jackie, dalam keterangnnya, Jumat (24/9/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raih Rekor MURI, PN1...
Raih Rekor MURI, PN1 (Perfect Nutrition) Pelopor Suplemen All-in-One Pertama di RI
Wabah HMPV Merebak di...
Wabah HMPV Merebak di China: Akankah Jadi Pandemi Berikutnya setelah Covid-19?
Berkat Gas dan Rem Jokowi,...
Berkat 'Gas dan Rem' Jokowi, Indonesia Selamat dari Badai Krisis Ekonomi
Sri Mulyani Dorong Fleksibilitas...
Sri Mulyani Dorong Fleksibilitas Penggunaan Dana Pandemi di ASEAN
Cegah Stunting, MNC...
Cegah Stunting, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Masak Besar dan Distribusikan Makanan Sehat
Jokowi Optimistis Industri...
Jokowi Optimistis Industri Batik Cepat Bangkit Pascapandemi
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Rekomendasi
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Berita Terkini
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Infografis
Dampak Buruk Kecanduan...
Dampak Buruk Kecanduan Main Medsos terhadap Kesehatan Mental
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved