Atasi Macet, Proyek KA Layang Medan-Binjai Ditarget Rampung 2024
Minggu, 25 September 2022 - 06:37 WIB
loading...
Menhub Budi mengatakan, pembangunan KA layang Medan-Binjai sangat dibutuhkan oleh masyarakat kota Medan. Dimana Ia menilai bahwa saat ini kondisi jalanan kota Medan sudah mengalami kemacetan. Foto/Dok
A
A
A
MEDAN - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menargetkan, pembangunan proyek KA layang Medan-Binjai dapat selesai pada tahun 2024. Hal tersebut diungkapkannya saat meninjau proyek pembangunan jalur kereta api (KA) layang Medan-Binjai Tahap II, Sabtu (24/9/2022).
"Ditargetkan tahun 2024 proyek KA layang Medan-Binjai dapat diselesaikan,” kata Menhub dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Sedot Investasi Rp126 Miliar, 2 Jalur Kereta Api Bakal Dibangun di Medan
Menhub Budi mengatakan, pembangunan KA layang Medan-Binjai sangat dibutuhkan oleh masyarakat kota Medan. Menhub menilai bahwa saat ini kondisi jalanan kota Medan sudah mengalami kemacetan.
“Pembangunan angkutan massal dibutuhkan di kota Medan yang sudah mulai macet,” ujarnya.
Menhub mengatakan, pembangunan jalur kereta yang sudah tersambung dari Kualanamu ke Medan, akan dilanjutkan dari Medan sampai ke Binjai sepanjang 21,7 Km'sp yang saat ini hanya memiliki jalur (single track).
Ia juga ingin memastikan, pembangunan yang dilakukan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Kita bangun tidak boleh asal-asalan. Harus delivered atau sampai manfaatnya kepada masyarakat,” tutur Menhub.
"Ditargetkan tahun 2024 proyek KA layang Medan-Binjai dapat diselesaikan,” kata Menhub dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Sedot Investasi Rp126 Miliar, 2 Jalur Kereta Api Bakal Dibangun di Medan
Menhub Budi mengatakan, pembangunan KA layang Medan-Binjai sangat dibutuhkan oleh masyarakat kota Medan. Menhub menilai bahwa saat ini kondisi jalanan kota Medan sudah mengalami kemacetan.
“Pembangunan angkutan massal dibutuhkan di kota Medan yang sudah mulai macet,” ujarnya.
Menhub mengatakan, pembangunan jalur kereta yang sudah tersambung dari Kualanamu ke Medan, akan dilanjutkan dari Medan sampai ke Binjai sepanjang 21,7 Km'sp yang saat ini hanya memiliki jalur (single track).
Ia juga ingin memastikan, pembangunan yang dilakukan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Kita bangun tidak boleh asal-asalan. Harus delivered atau sampai manfaatnya kepada masyarakat,” tutur Menhub.
Lihat Juga :