Sedih! Pelaku Usaha Indonesia Lebih Suka Jualan Produk Asing Dibanding Produksi Sendiri

Rabu, 28 September 2022 - 14:55 WIB
loading...
Sedih! Pelaku Usaha...
Pelaku usaha Indonesia lebih memilih menjual produk asing dibanding produksi sendiri. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Yulius mengungkapkan, di tengah pesatnya digitalisasi, pelaku usaha Tanah Air masih menjadi penjual (seller) bukan produsen. Padahal, potensi untuk menjadi produsen itu sangat besar.

Baca juga: Menkop Teten Dorong UMKM Kembangkan Produk Berbasis Budaya Daerah

"Kita berterima kasih dengan adanya platform digital. Pelaku usaha jadi tidak susah menjual dagangannya. Tapi yang menjadi tantangan, pelaku usaha kita ini masih menjadi seller, bukan produsen," ujar Yulius dalam program Market Review IDX Channel, Rabu (28/9/2022).

Yulius melanjutkan, kebanyakan produk yang dijual di platfrom digital adalah produk-produk buatan luar negeri, bukan buatan lokal. Ini yang menyedihkan. Selain itu, barang yang dijual pun masih didominasi produk-produk ritel, bukan barang yang bersifat produktif.

"Sebagian besar yang onboarding ke platform digital itu masih produk-produk dari luar negeri. Dan itu masih bersifat barang-barang ritel, bukan barang-barang yang bersifat produktif seperti bahan pertanian. Istilahnya, kita masih penjual bukan pembuat," tukasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Menjawab Tantangan Klasik...
Menjawab Tantangan Klasik UMKM, ACC Danaku Dukung Modal Pelaku Usaha Kuliner di Surabaya
Industri Parfum Lokal...
Industri Parfum Lokal Dinilai Makin Berkembang di Tengah Meningkatnya Minat Konsumen
APHI Dorong Penguatan...
APHI Dorong Penguatan Komitmen Jaga Kelestarian Hutan
Delegasi ICC Indonesia...
Delegasi ICC Indonesia Ikut Bahas Penggunaan AI dalam Proses Arbitrase
KBLI 2025 Tak Hambat...
KBLI 2025 Tak Hambat Dunia Usaha, Justru Menangkap Ekonomi Baru Indonesia
Dipercaya 23,3 Juta...
Dipercaya 23,3 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro, PNM Ungkap Pentingnya Integritas
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
Sandination Academy...
Sandination Academy dan YIS Dampingi 50 Brand dalam Offline Mentoring Rocket Incubation 2026
Rekomendasi
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Berita Terkini
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Infografis
5 Produk Unggulan yang...
5 Produk Unggulan yang Diimpor Indonesia dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved