Menkop Teten Dorong UMKM Kembangkan Produk Berbasis Budaya Daerah
Rabu, 28 September 2022 - 13:27 WIB
loading...
Menkop UKM Teten Masduki memberikan sambutan pada Rakornas Indonesia Creative City Network (ICCN) 2022 di Jakarta Concert Hall iNews Tower, Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2022). Foto/MPI/Iqbal Dwi Purnama
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menyatakan, ragam kebudayaan Indonesia dari Sabang sampai Merauke sejatinya merupakan potensi besar bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah untuk mengembangkan usaha dan menjual produk yang sesuai identitas budayanya.
"Dengan berbangga pada kebudayaan kita sendiri menjadi kekuatan kita untuk bersaing dengan dunia global," kata Teten dalam sambutannya pada Rakornas Indonesia Creative City Network (ICCN) 2022 di Jakarta Concert Hall iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2022).
Baca juga: Tas Kulit Produksi UKM Lokal Siap Mejeng di Miss Intercontinental 2022 di Mesir
Menurut dia, saat ini generasi muda di dunia bukan hanya menyukai hal-hal yang berbau modern namun juga produk-produk yang punya nilai budaya tinggi. Sehingga, produk-produk lokal dari daerah punya pasarnya sendiri.
"Saatnya kita leading di semua sektor, saatnya kita menggali sumber daya lokal, saatnya kita mengembangkan culture kita yang sangat kaya sebagai keunggulan komparatif kita dalam persaingan global," tandasnya.
Baca juga: Dorong Industri Furnitur Tak cuma Jago Kandang, Menteri Teten Sebut Harus Contoh China
Dia menjelaskan, setiap kebudayaan dari satu daerah dan daerah lainnya memiliki karakteristik berbeda-beda, punya keunikanya masing-masing sehingga mempunyai daya tarik bagi konsumen.
"Dengan berbangga pada kebudayaan kita sendiri menjadi kekuatan kita untuk bersaing dengan dunia global," kata Teten dalam sambutannya pada Rakornas Indonesia Creative City Network (ICCN) 2022 di Jakarta Concert Hall iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2022).
Baca juga: Tas Kulit Produksi UKM Lokal Siap Mejeng di Miss Intercontinental 2022 di Mesir
Menurut dia, saat ini generasi muda di dunia bukan hanya menyukai hal-hal yang berbau modern namun juga produk-produk yang punya nilai budaya tinggi. Sehingga, produk-produk lokal dari daerah punya pasarnya sendiri.
"Saatnya kita leading di semua sektor, saatnya kita menggali sumber daya lokal, saatnya kita mengembangkan culture kita yang sangat kaya sebagai keunggulan komparatif kita dalam persaingan global," tandasnya.
Baca juga: Dorong Industri Furnitur Tak cuma Jago Kandang, Menteri Teten Sebut Harus Contoh China
Dia menjelaskan, setiap kebudayaan dari satu daerah dan daerah lainnya memiliki karakteristik berbeda-beda, punya keunikanya masing-masing sehingga mempunyai daya tarik bagi konsumen.
Lihat Juga :