Ini 4 Negara yang Wilayahnya Dilewati Pipa Nord Stream Rusia
Jum'at, 30 September 2022 - 15:59 WIB
loading...
A
A
A
2. Denmark
Berikutnya ada Denmark. Dikutip dari laman Radio Free Europe, pada tahun 2019 negara ini telah mengizinkan Gazprom untuk membangun jalur pipa ekspor gas melalui perairan Denmark.
Badan Energi Denmark (DEA) menyebut dalam salah satu pernyataannya bahwa mereka menyetujui rute pipa tenggara sekitar 147 kilometer yang diusulkan oleh Gazprom.
Baca juga : Swedia Temukan Kebocoran Baru di Pipa Gas Nord Stream Rusia
3. Swedia
Swedia merupakan negara Nordik di kawasan Eropa Utara. Adapun wilayahnya sendiri berbatasan langsung dengan Norwegia di barat dan utara, serta Finlandia di bagian timurnya.
Swedia juga menjadi salah satu negara yang wilayahnya dilewati jalur pipa Nord Stream Rusia. Bahkan, dalam kebocoran yang baru ini terjadi, mereka menjadi salah pelapornya.
Dikutip dari laman The Guardian, pihak berwenang Swedia melaporkan kebocoran untuk kesekian kalinya pada salah satu saluran pipa Nord Stream. Untuk kali ini, para pemimpin Uni Eropa meyakini penyebabnya adalah karena sabotase.
Berikutnya ada Denmark. Dikutip dari laman Radio Free Europe, pada tahun 2019 negara ini telah mengizinkan Gazprom untuk membangun jalur pipa ekspor gas melalui perairan Denmark.
Badan Energi Denmark (DEA) menyebut dalam salah satu pernyataannya bahwa mereka menyetujui rute pipa tenggara sekitar 147 kilometer yang diusulkan oleh Gazprom.
Baca juga : Swedia Temukan Kebocoran Baru di Pipa Gas Nord Stream Rusia
3. Swedia
Swedia merupakan negara Nordik di kawasan Eropa Utara. Adapun wilayahnya sendiri berbatasan langsung dengan Norwegia di barat dan utara, serta Finlandia di bagian timurnya.
Swedia juga menjadi salah satu negara yang wilayahnya dilewati jalur pipa Nord Stream Rusia. Bahkan, dalam kebocoran yang baru ini terjadi, mereka menjadi salah pelapornya.
Dikutip dari laman The Guardian, pihak berwenang Swedia melaporkan kebocoran untuk kesekian kalinya pada salah satu saluran pipa Nord Stream. Untuk kali ini, para pemimpin Uni Eropa meyakini penyebabnya adalah karena sabotase.
Lihat Juga :