Bijak Bermedia Sosial, Perbanyak Produksi Konten Positif di Era Digital

Sabtu, 01 Oktober 2022 - 23:23 WIB
loading...
A A A
Menghindari memproduksi ataupun menyebarkan konten-konten negatif merupakan salah satu netiket yang perlu diterapkan saat bermedia sosial.

Berdasarkan UU ITE, konten negatif ini meliputi konten yang melanggar kesusilaan, perjudian, pencemaran nama baik, pemerasan, berita bohong, dan ujaran kebencian.

“Tindakan etis jika menemui konten negatif, pertama analisis konten negatif. Lalu, verifikasi konten negatif, tidak perlu mendistribusikan,” ujarnya, dikutip Sabtu (1/10/2022).

Baca juga: Nilai Ekonomi Digital RI Ditargetkan Capai Rp1.831 Triliun di 2025

Seiring tren pembuatan konten oleh para content creator, baik yang amatiran maupun yang professional, Wayan mengingatkan untuk memproduksi hanya konten positif dan bermanfaat bagi orang lain. “Internet merupakan anugerah, namun bisa menjadi bencana jika tanpa etika,” tandasnya.

Social Media Officer Goodnews from Indonesia Ni Putu Ruslina Darmayanthi menambahkan, data BPS 2021 menunjukkan bahwa generasi muda mendominasi pengguna media sosial, dengan sebaran Gen Z (28 persen), Milenial (26 persen), dan Gen x (22 persen).

Sebagai perbandingan, pengguna boomers dan Alpha masing-masing hanya 11 persen. Sebagian besar perilaku Gen Z mengakses internet untuk tujuan hiburan, komunikasi/komunitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
ICC Unsoed 2026, Mahasiswa...
ICC Unsoed 2026, Mahasiswa Diingatkan Risiko Pinjol Ilegal hingga Pentingnya Literasi Digital
Baru 27% Pekerja RI...
Baru 27% Pekerja RI Punya Keterampilan Digital, Menaker: Jauh di Bawah Standar Global
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Rekomendasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Berita Terkini
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved