Ekonomi Global Tertekan, Bos Kadin Beberkan Pengaruhnya ke Pengusaha

Senin, 03 Oktober 2022 - 12:00 WIB
loading...
Ekonomi Global Tertekan,...
Ketua Kadin Arsjad Rasjid dalam acara Gerakan Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas, di Jakarta, Senin (3/10/2022). FOTO/dok.Istimewa
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global tahun ini yang diprediksi hanya tumbuh 2,9% akan berpengaruh besar terhadap penurunan omzet perusahaan. Hal itu disebabkan pandemi Covid-19 yang belum berakhir, kondisi geopolitik hingga krisis iklim.

"Pertumbuhan ekonomi global tahun ini diperkirakan akan melambat, dari 5,7% menjadi 2,9%. Hal ini menurunkan permintaan dan omzet perusahaan," ujar Ketua Kadin Arsjad Rasjid dalam acara Gerakan Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas, di Jakarta, Senin (3/10/2022).

Baca Juga: Alarm Resesi AS Semakin Dekat, Banyak Perusahaan Jadi Zombie

Menurut dia berbagai permasalahan yang dihadapi dunia saat ini menghambat rantai pasok sehingga berdampak pada tingkat inflasi suatu negara. Akibatnya, muncul berbagai krisis di sejumlah negara.

Krisis pangan hingga energi telah menjadi ancaman terbesar terkecuali di Indonesia. Produktivitas UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia bakal terhambat akibat adanya gangguan rantai pasok.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Salurkan Hewan Kurban...
Salurkan Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia, AYP: Bukti Kepedulian Kadin ke Sesama
Rekomendasi
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Menteri PU Dody Hanggodo...
Menteri PU Dody Hanggodo Respons Isu Kena Reshuffle: Ampun Bos Ampun
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved