Bisa Beramal dan Tetap Cuan, Ini 6 Alasan Pilih Investasi ORI017

Sabtu, 04 Juli 2020 - 12:12 WIB
loading...
Bisa Beramal dan Tetap...
ORI017 ditawarkan mulai 15 Juni 2020 hingga 9 Juli 2020 oleh Kementerian Keuangan dengan masa jatuh tempo tiga tahun. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menuju tatanan kehidupan baru (new normal) sudah diberlakukan di sejumlah daerah di Indonesia. Di era new normal ini, pengelolaan keuangan semakin penting, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara pengeluaran dan tabungan, tanpa melupakan pentingnya berinvestasi sebagai cara strategis agar tabungan dapat lebih bermanfaat.

Membawa angin segar bagi masyarakat, Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR), baru-baru ini menerbitkan instrumen Obligasi Ritel Negara (ORI) seri 017 sebagai Surat Berharga Negara yang tersedia secara online (e-SBN). ORI017 ditawarkan mulai 15 Juni 2020 hingga 9 Juli 2020 oleh Kementerian Keuangan dengan masa jatuh tempo tiga tahun.

Managing Director Head of Digital Banking Group PT Bank DBS Indonesia Leonardo Koesmanto mengatakan, masyarakat sudah bisa memesan ORI017 melalui mitra distribusi (midis), salah satunya lewat digibank by DBS.

"Sebagai salah satu pelopor perbankan digital di Indonesia, digibank by DBS menghadirkan fitur e-SBN untuk pembelian Surat Berharga Negara (SBN) dengan proses 100% digital, dari awal hingga akhir," ujar Leonardo. (Baca juga : Temasek Foundation-DBS Indonesia Beri Bantuan Sembako Untuk Buruh Terdampak COVID-19 )

Dia menjelaskan, digibank by DBS sebagai full-fledged perbankan digital menghadirkan kemudahan melalui fitur e-SBN dengan sistem branchless, paperless, signatureless sehingga segala proses pembelian ORI017 dapat dilakukan 100% digital, dari awal hingga akhir.

"Melalui aplikasi digibank by DBS, masyarakat dapat membuat Single Investor Identification (SID) dengan mengisi data diri di aplikasi, dan SID akan dikirimkan melalui surel dalam satu hari kerja," tuturnya.

Sebagai instrumen investasi yang dijamin oleh Pemerintah, ORI017 merupakan peluang yang dapat dimanfaatkan di era new normal. Berikut ini 6 alasan mengapa Anda bisa membantu sesama dan tetap cuan dengan berinvestasi ORI017:

1. Berkontribusi dalam menangani Covid-19

Tidak hanya memengaruhi kondisi keuangan individu, pandemi global Covid-19 juga berdampak pada perekonomian negara. Sebagai instrumen investasi yang diperuntukan bagi WNI, dana yang digalang melalui ORI017 akan digunakan Pemerintah untuk membangun dan memulihkan perekonomian bangsa akibat pandemi. Ibarat sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui.

2. Aman dan anti tipu-tipu

Sebagai instrumen investasi yang ditawarkan dan dijamin oleh Pemerintah, ORI017 memungkinkan masyarakat untuk berinvestasi dengan aman dan minim risiko di mana masyarakat meminjamkan uang ke Pemerintah, dan Pemerintah akan mengembalikannya beserta keuntungan setelah jatuh tempo berakhir.

Selain dijamin oleh Pemerintah, kata Leonardo, ORI017 merupakan instrumen investasi yang dapat diperjualbelikan dengan mengacu pada harga di pasar sekunder setelah melewati minimum holding period pada tanggal 15 September 2020. Sehingga, masyarakat dapat menjual ORI017 dan mendapatkan uangnya kembali pada kondisi mendesak.

"Begitupun sebaliknya, masyarakat bisa cuan saat uangnya tersimpan sampai masa jatuh tempo. Jadi tak perlu khawatir uang mengendap dan tidak tipu-tipu," tukasnya.

3. Tidak harus punya modal besar

Bagi masyarakat yang ragu berinvestasi karena tidak memiliki modal besar, ORI017 dapat menjadi jawaban yang tepat untuk mulai berinvestasi. Tersedia mulai dari Rp1 juta, masyarakat dapat membeli ORI017 dengan kelipatan tersebut sesuai nominal yang diinginkan hingga maksimum Rp3 miliar. Bahkan dengan modal kecil, masyarakat bisa mulai berinvestasi ORI017 dan tetap cuan.

4. Mudah dan tanpa ribet

Hal yang menjadi pertimbangan saat ingin berinvestasi adalah proses pembeliannya. Sebagai e-SBN, ORI017 dapat dibeli secara online melalui midis di pasar perdana, dengan empat tahap yang terdiri dari pendaftaran, pemesanan, pembayaran, dan settlement.

5. Cocok jadi dana cadangan

Dengan kebutuhan, tujuan dan pribadi yang berbeda-beda, setiap individu memiliki pertimbangan masing-masing tatkala memutuskan untuk berinvestasi. Hal utama yang menjadi pertimbangan saat berinvestasi tentu adalah hasil yang didapatkan dari risiko yang dihasilkan, mengingat prinsip kehati-hatian perlu diterapkan.

Dengan risiko yang cukup rendah, ORI017 dapat menghasilkan cuan yang menjanjikan yaitu dengan besaran kupon sebesar 6,4% yang bersifat fixed rate, dimana masyarakat akan mendapatkan kupon sebesar 6,4% per tahun dari Pemerintah, dengan tenor tiga tahun hingga tanggal jatuh tempo pada 15 Juli 2023.

Hal tersebut lantas menjadikan ORI017 sebagai pilihan investasi yang tepat terutama jika ingin dijadikan sebagai dana darurat karena dapat diperjualbelikan di pasar sekunder ketika sewaktu-waktu dibutuhkan, terlebih di masa depan dengan ketidakpastian akibat pandemi.

6. Kantongi lebih banyak cuan

Jika ada peluang untuk bisa lebih cuan saat berinvestasi, mengapa tidak? Dengan berinvestasi ORI017, masyarakat tidak hanya mendapatkan kupon sebesar 6,4%, tetapi juga bisa meraup cuan tambahan.

"Masyarakat dapat mengantongi cash reward hingga Rp4,5 juta dengan melakukan pembelian ORI017 di aplikasi digibank by DBS. Sementara, untuk pembelian setelah tanggal 18 Juni 2020, masyarakat berkesempatan untuk memperoleh cash reward hingga Rp3 juta," ungkap Leonardo.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
DBS Treasures Catat...
DBS Treasures Catat Pertumbuhan Nasabah High-Net-Worth dan Revenue Positif
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Beri Dukungan untuk Nikita Mirzani Jelang Sidang PK Perdana
Berita Terkini
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved