HUT ke-74, BNI Satukan Energi Optimis untuk Indonesia
Minggu, 05 Juli 2020 - 11:24 WIB
loading...
A
A
A
Pada fase ini pula BNI berusaha mengangkat kekayaan Nusantara yang hampir punah, yang diwakili 7 kain langka Tanah Air, dalam Wastra 7 Pulau Nusantara Exhibition–4 Desainer, serta kekayaan kuliner Tanah Air dengan mengumpulkan 7 wedang dan 40 makanan Nusantara terbaik. Ini semua menjadi bentuk dukungan penuh BNI terhadap seruan pemerintah dalam gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia.
BNI juga berupaya menyatukan seluruh iktikad dan usaha yang sudah tersebar di masyarakat ke dalam satu semangat yang sama, yaitu melalui Konser Virtual Satukan Energi untuk Indonesia bersama Erwin Gutawa Orchestra dan 7 bintang (Tulus, Yura Yunita, Ardhito Pramono, Lea Simanjuntak, Lyodra, Kikan, Sruti Respati) pada 11 Juli 2020.
Konser tersebut akan diamplifikasi melalui media sosial. Upaya penyatuan semangat dan energi ini diperkaya dengan beragam promo spesial yang hanya ada saat perayaan HUT ke-74 BNI, juga perusahaan-perusahaan anak.
Di sisi lain, BNI juga menggelar rangkaian program sebagai bentuk kepedulian BNI terhadap kondisi lingkungan sekitarnya, terutama ketika wabah Covid-19 merebak.
Untuk pelaku UMKM yang bisnisnya terhambat, BNI menjalankan program pemerintah dengan memberikan relaksasi dan stimulus dalam bentuk subsidi bunga, perpanjangan jangka waktu, hingga penundaan angsuran kepada debitur yang usahanya terkena dampak Covid-19.
Untuk melindungi para tenaga medis yang berada di garda terdepan penanganan Covid-19 serta kelompok masyarakat lain yang berisiko tinggi terjangkit, BNI menjadi yang terdepan menjalankan Program Berbagi Swab Test secara Massal dan Gratis. Tidak kurang dari 30 ribu alat uji usap PCR disiapkan BNI untuk disebarkan ke banyak kota di daerah penyebaran Covid-19 yang tinggi di Indonesia.
Kepedulian BNI dalam mendukung pencegahan Covid-19 sudah dilakukan sejak awal Maret 2020. Saat itu, BNI bersama beberapa BUMN lain mengirimkan sekitar 160 ribu masker hingga ke Hong Kong dan beberapa kota di luar negeri yang memiliki kantor cabang. Semuanya dtujukan bagi pekerja migran Indonesia di negara-negara yang lebih dulu terpapar Covid-19.
BNI juga termasuk yang paling awal memanfaatkan teknologi drone untuk menyemprotkan disinfektan di 50 titik di Jabodetabek. BNI pun menggerakkan sekitar 30 mitra binaan di berbagai daerah untuk memproduksi alat pelindung bagi tenaga medis, baik baju hazmat maupun masker.
Belum lama ini, BNI mendistribusikan 50 ribu alat pelindung diri kepada tim medis di 182 rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia, yang dilengkapi penyanitasi tangan, donasi bagi petugas medis, serta donasi dukungan anak sekolah.
Penyelamatan Wastra Langka
Sementara itu, untuk menyelamatkan kekayaan budaya yang makin langka, BNI memanfaatkan perayaan HUT kali ini dengan mengangkat tujuh kain tradisional (wastra) asli Nusantara.
Ketujuh kain yang kaya nilai budaya tersebut adalah tenun Tidore, yang kini dikembangkan dan dicoba diselamatkan Rumah Kreatif BUMN (RKB) binaan BNI di Ternate; tenun Pontianak (RKB Pontianak); tenun Manggarai (RKB Manggarai); tenun Sengkang dari Sulawesi Selatan (Kampung BNI); tenun Lombok, yang dikembangkan debitur KUR BNI di Mataram; batik Tanah Liek (RKB Padang); dan batik Wonogiren (RKB Wonogiri).
BNI juga berupaya menyatukan seluruh iktikad dan usaha yang sudah tersebar di masyarakat ke dalam satu semangat yang sama, yaitu melalui Konser Virtual Satukan Energi untuk Indonesia bersama Erwin Gutawa Orchestra dan 7 bintang (Tulus, Yura Yunita, Ardhito Pramono, Lea Simanjuntak, Lyodra, Kikan, Sruti Respati) pada 11 Juli 2020.
Konser tersebut akan diamplifikasi melalui media sosial. Upaya penyatuan semangat dan energi ini diperkaya dengan beragam promo spesial yang hanya ada saat perayaan HUT ke-74 BNI, juga perusahaan-perusahaan anak.
Di sisi lain, BNI juga menggelar rangkaian program sebagai bentuk kepedulian BNI terhadap kondisi lingkungan sekitarnya, terutama ketika wabah Covid-19 merebak.
Untuk pelaku UMKM yang bisnisnya terhambat, BNI menjalankan program pemerintah dengan memberikan relaksasi dan stimulus dalam bentuk subsidi bunga, perpanjangan jangka waktu, hingga penundaan angsuran kepada debitur yang usahanya terkena dampak Covid-19.
Untuk melindungi para tenaga medis yang berada di garda terdepan penanganan Covid-19 serta kelompok masyarakat lain yang berisiko tinggi terjangkit, BNI menjadi yang terdepan menjalankan Program Berbagi Swab Test secara Massal dan Gratis. Tidak kurang dari 30 ribu alat uji usap PCR disiapkan BNI untuk disebarkan ke banyak kota di daerah penyebaran Covid-19 yang tinggi di Indonesia.
Kepedulian BNI dalam mendukung pencegahan Covid-19 sudah dilakukan sejak awal Maret 2020. Saat itu, BNI bersama beberapa BUMN lain mengirimkan sekitar 160 ribu masker hingga ke Hong Kong dan beberapa kota di luar negeri yang memiliki kantor cabang. Semuanya dtujukan bagi pekerja migran Indonesia di negara-negara yang lebih dulu terpapar Covid-19.
BNI juga termasuk yang paling awal memanfaatkan teknologi drone untuk menyemprotkan disinfektan di 50 titik di Jabodetabek. BNI pun menggerakkan sekitar 30 mitra binaan di berbagai daerah untuk memproduksi alat pelindung bagi tenaga medis, baik baju hazmat maupun masker.
Belum lama ini, BNI mendistribusikan 50 ribu alat pelindung diri kepada tim medis di 182 rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia, yang dilengkapi penyanitasi tangan, donasi bagi petugas medis, serta donasi dukungan anak sekolah.
Penyelamatan Wastra Langka
Sementara itu, untuk menyelamatkan kekayaan budaya yang makin langka, BNI memanfaatkan perayaan HUT kali ini dengan mengangkat tujuh kain tradisional (wastra) asli Nusantara.
Ketujuh kain yang kaya nilai budaya tersebut adalah tenun Tidore, yang kini dikembangkan dan dicoba diselamatkan Rumah Kreatif BUMN (RKB) binaan BNI di Ternate; tenun Pontianak (RKB Pontianak); tenun Manggarai (RKB Manggarai); tenun Sengkang dari Sulawesi Selatan (Kampung BNI); tenun Lombok, yang dikembangkan debitur KUR BNI di Mataram; batik Tanah Liek (RKB Padang); dan batik Wonogiren (RKB Wonogiri).
Lihat Juga :