4 Produk Ukraina Ini Tidak Bisa Diekspor Gara-Gara Perang dengan Rusia

Kamis, 06 Oktober 2022 - 14:00 WIB
loading...
4 Produk Ukraina Ini...
Sejumlah produk pangan dari Ukraina kini tak lagi bisa diekspor ke pasar global akibat invasi Rusia. Foto/Ilustrasi/Reuters
A A A
JAKARTA - Berlarut-larutnya perang Ukraina-Rusiasemakin terasa dampaknya bagi komunitas global. Salah satunya, kegiatan ekspor produk makanan dari Ukraina terhambat, karena selain diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya, distribusi pun terputus akibat blokade jalur laut dan darat.

Menteri Agraria dan Kebijakan Pangan Ukraina Roman Leshchenko dalam beberapa kesempatan menerangkan, larangan ekspor diperlukan guna mencegah krisis kemanusiaan di wilayah ukraina. Pemerintah Ukraina perlu menstabilkan pasar dengan memenuhi kebutuhan penduduknya di saat produk makanan kritis.

Baca Juga: Rusia dan Ukraina Capai Kesepakatan Terkait Ekspor Gandum

Di sisi lain, sebelum perang Ukraina merupakan salah satu negara pemasok produk-produk pangan bagi Eropa, Afrika hingga Asia. Namun kini produksi pangan Ukraina, terutama gandum dan serealia lainnya, tak lagi bisa memenuni kebutuhan makanan bagi wilayah-wilayah yang biasa dipasoknya.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut sejumlah produk pangan yang kini tak bisa lagi diekspor secara leluasa oleh Ukraina:

1. Gandum
Sebelum perang, Ukraina menjadi salah satu negara pemasok gandum utama secara internasional. Hal ini dikarenakan hampir setiap tahun jutaan ton gandumUkraina diekspor ke wilayah Afrika dan Timur Tengah. Namun, setelah invasi Rusia ke Ukraina, kegiatan ekspor bahan pangan ini tidak bisa lagi dilakukan karena angkatan laut Rusia memblokade pelabuhan di wilayah Laut Hitam Ukraina. Menurut laporan yang diberikan oleh New York Times, Amerika Serikat menuduh bahwa Rusia sedang mencoba untuk menjual gandum yang dirampas dariUkraina untuk dijual ke sejumlah negara.

2. Sapi dan Daging Sapi
Sesuai dengan amandemen negara Ukraina terhadap resolusi pemerintah No. 1424 mengenai Daftar Barang Ekspor dan Impor yang dilisensikan, juga diberlakukannya kuota nol untuk ekspor sapi hidup dan daging sapi beku. tak hanya daging sapi, hal ini juga termasuk ke semua produk olahan yang berasal dari daging sapi. Bahkan Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal juga mengatakan bahwa pemerintah telah memutuskan untuk membatasi kegiatan ekspor di sejumlah barang penting secara sosial dan bahan baku.

Baca Juga: Pasokan Global Terganggu, Rusia Siap Ekspor Gandum ke Indonesia

3. Oat
Tak hanya gandum, bahan pangan lain yang juga dilarang dalam kegiatan ekspornya di Ukraina adalah oat. Biasanya, bahan pangan ini akan dibuat menjadi bahan makanan olahan. Larangan ekspor ini menyebabkan hampir sepertiga jumlah oat dunia berkurang, sehingga mengurangi pasokan pangan global seperti yang pernah terjadi di tahun 2011.

4, Gula
Selain bahan-bahan makanan di atas, produk pangan lainnya yang tak lagi diekspor Ukraina adalah gula.Rusia dan Ukraina bersama-sama memasok hampir dari sepertiga dari kebutuhan dunia. Akibatnya, harga bahan pangan ini juga melonjak naik semenjak adanya invasi.

MG/Khansa Novriandra
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Rekomendasi
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved