Luhut Ungkap Target Borong Produk Dalam Negeri Lebih dari Rp800 Triliun
Kamis, 06 Oktober 2022 - 17:07 WIB
loading...
Menko Marves Luhut B. Pandjaitan mengatakan membeli produk dalam negeri akan menciptakan banyak lapangan kerja. Foto/DokDok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, hingga akhir tahun realisasi target belanja produk dalam negeri (PDN) tahun non-jamak lebih dari Rp800 triliun.
Baca juga: Luhut Minta Penyaluran BLT dan BTT Dipercepat
"Kita target sampai akhir tahun ini seluruh belanja PDN tahun non-jamak dapat direalisasikan lebih dari 90% atau lebih dari Rp800 triliun," katanya saat membuka acara "Temu Bisnis Produk Dalam Negeri (PDN) Polri" Tahap IV di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, Kamis (6/10/2022).
Luhut mengungkapkan saat ini realisasi belanja PDN telah mencapai Rp487 triliun. Angka tersebut telah mencapai target belanja produk dalam negeri sebesar Rp400 triliun.
"Ini pertama atas kerja keras sejak April untuk mencapai target belanja PDN di awal target sebesar Rp400 triliun. Namun saat ini sudah terealisasikan Rp487 triliun. Kalo ini benar nanti produk dalam negeri akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi kita dan penciptaan lapangan kerja hampir dua juta lapangan kerja atau lebih," tambahnya.
Baca juga: Luhut Minta Penyaluran BLT dan BTT Dipercepat
"Kita target sampai akhir tahun ini seluruh belanja PDN tahun non-jamak dapat direalisasikan lebih dari 90% atau lebih dari Rp800 triliun," katanya saat membuka acara "Temu Bisnis Produk Dalam Negeri (PDN) Polri" Tahap IV di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, Kamis (6/10/2022).
Luhut mengungkapkan saat ini realisasi belanja PDN telah mencapai Rp487 triliun. Angka tersebut telah mencapai target belanja produk dalam negeri sebesar Rp400 triliun.
"Ini pertama atas kerja keras sejak April untuk mencapai target belanja PDN di awal target sebesar Rp400 triliun. Namun saat ini sudah terealisasikan Rp487 triliun. Kalo ini benar nanti produk dalam negeri akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi kita dan penciptaan lapangan kerja hampir dua juta lapangan kerja atau lebih," tambahnya.
Lihat Juga :