IMF Nyalakan Tanda Bahaya, Dunia Gelap Resesi di Mana-mana
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 08:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Terus Bantu Ukraina, Rusia Peringatkan AS Risiko Bentrokan Secara Langsung
Perang di Ukraina dan risiko ekonomi global akan mendominasi pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia minggu depan di Washington, yang mempertemukan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari seluruh dunia. IMF memperkirakan bahwa negara-negara yang menyumbang sekitar sepertiga dari ekonomi dunia akan mengalami kontraksi setidaknya dua kuartal berturut-turut tahun ini atau tahun depan.
"Dan, bahkan ketika pertumbuhan positif, itu akan terasa seperti resesi karena pendapatan riil menyusut dan harga naik," katanya.
Secara keseluruhan, IMF memperkirakan output global menyusut sebesar USD4 triliun periode 2022-2026. "Itu kira-kira sebesar ekonomi Jerman terjadi kemunduran besar-besaran," kata dia.
Perang di Ukraina dan risiko ekonomi global akan mendominasi pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia minggu depan di Washington, yang mempertemukan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari seluruh dunia. IMF memperkirakan bahwa negara-negara yang menyumbang sekitar sepertiga dari ekonomi dunia akan mengalami kontraksi setidaknya dua kuartal berturut-turut tahun ini atau tahun depan.
"Dan, bahkan ketika pertumbuhan positif, itu akan terasa seperti resesi karena pendapatan riil menyusut dan harga naik," katanya.
Secara keseluruhan, IMF memperkirakan output global menyusut sebesar USD4 triliun periode 2022-2026. "Itu kira-kira sebesar ekonomi Jerman terjadi kemunduran besar-besaran," kata dia.
(nng)
Lihat Juga :