Potensi Masih Sangat Besar, Simas Jiwa Fokus Garap DPLK
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 17:52 WIB
loading...
PT Asuransi Simas Jiwa akan fokus menggarap DPLK. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Asuransi Simas Jiwa (ASJ) bakal terus mengembangkan channel distribusi DPLK (dana pensiun lembaga keuangan) melalui produk Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) dan Dana Kompensasi Pascakerja (DKP). Strategi ini selaras dengan perubahan arah bisnis perusahaan di masa mendatang, sekaligus mengantisipasi penurunan produk unitlink.
Baca juga: Kuasai Pangsa Pasar 20,66%, DPLK BNI Kelola Dana Rp22,26 Triliun
DPLK Simas Jiwa menunjukkan perkembangan yang signifikan, khususnya pada pertumbuhan dana kelolaan. Tercatat total dana kelolaan per Agustus 2022 mencapai Rp506,75 miliar, atau tumbuh sekitar 24% jika dibandingkan dengan akhir tahun 2021 sebesar Rp409,54 miliar.
Kontribusi dana kelolaan tersebut terdiri dari DKP sebesar Rp432,13 miliar dan PPIP sebesar Rp74,61 miliar. Berbanding lurus, perusahaan memperoleh laba Rp153,8 miliar per Agustus 2022 meningkat sebesar 205,6% dibanding Agustus 2021.
Menuju tahun 2023, Direktur Utama Asuransi Simas Jiwa I.J. Soegeng Wibowo menuturkan, perusahaan optimistis akan mencatat pertumbuhan bisnis yang lebih baik di masa mendatang dengan mengusung tema kerja "Bigger & Stronger Through Ecosystem", melalui strategic initiatives. Salah satunya, pemasaran DPLK dengan produk-produk untuk pensiun baik sebagai karyawan maupun sebagai individu.
"Salah satu sumber bisnis perusahaan itu kita kembangkan DPLK, karena setiap orang wajib menyiapkan dana pensiun. Kami punya produk pensiun mandiri itu PPIP, hanya dengan Rp100 ribu minimal per bulan, bisa mendaptkan dana pensiun. Nanti kita akan genjot DPLK kita masuk ke perusahaan besar dan ritel juga. Jadi masyarakat bisa beli lewat platform asuransi kita," kata Soegeng, dalam acara peringatan Ulang Tahun ke-7 Simas Jiwa, dikutip Jumat (7/10/2022).
Soegeng mengungkapkan bahwa potensi DPLK di Indonesia masih sangat besar. Di perusahaan saja, kini baru ada sebanyak 70 perusahaan dan 6.500 nasabah per orangan yang terdaftar.
Baca juga: Kuasai Pangsa Pasar 20,66%, DPLK BNI Kelola Dana Rp22,26 Triliun
DPLK Simas Jiwa menunjukkan perkembangan yang signifikan, khususnya pada pertumbuhan dana kelolaan. Tercatat total dana kelolaan per Agustus 2022 mencapai Rp506,75 miliar, atau tumbuh sekitar 24% jika dibandingkan dengan akhir tahun 2021 sebesar Rp409,54 miliar.
Kontribusi dana kelolaan tersebut terdiri dari DKP sebesar Rp432,13 miliar dan PPIP sebesar Rp74,61 miliar. Berbanding lurus, perusahaan memperoleh laba Rp153,8 miliar per Agustus 2022 meningkat sebesar 205,6% dibanding Agustus 2021.
Menuju tahun 2023, Direktur Utama Asuransi Simas Jiwa I.J. Soegeng Wibowo menuturkan, perusahaan optimistis akan mencatat pertumbuhan bisnis yang lebih baik di masa mendatang dengan mengusung tema kerja "Bigger & Stronger Through Ecosystem", melalui strategic initiatives. Salah satunya, pemasaran DPLK dengan produk-produk untuk pensiun baik sebagai karyawan maupun sebagai individu.
"Salah satu sumber bisnis perusahaan itu kita kembangkan DPLK, karena setiap orang wajib menyiapkan dana pensiun. Kami punya produk pensiun mandiri itu PPIP, hanya dengan Rp100 ribu minimal per bulan, bisa mendaptkan dana pensiun. Nanti kita akan genjot DPLK kita masuk ke perusahaan besar dan ritel juga. Jadi masyarakat bisa beli lewat platform asuransi kita," kata Soegeng, dalam acara peringatan Ulang Tahun ke-7 Simas Jiwa, dikutip Jumat (7/10/2022).
Soegeng mengungkapkan bahwa potensi DPLK di Indonesia masih sangat besar. Di perusahaan saja, kini baru ada sebanyak 70 perusahaan dan 6.500 nasabah per orangan yang terdaftar.
Lihat Juga :