Pertalite Dituding Makin Boros, YLKI Duga Ada Oknum SPBU Nakal
Rabu, 12 Oktober 2022 - 16:46 WIB
loading...
Kualitas BBM subsidi jenis Pertalite terus dipertanyakan, sejak mengalami kenaikan harga jadi Rp 10.000 per liter. Begini dugaan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kualitas bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite terus dipertanyakan, sejak mengalami kenaikan harga menjadi Rp 10.000 per liter. Meski begitu tudingan Pertalite lebih boros tidak terbukti dalam pengujian.
Baca Juga: Tepis Rumor Pertalite RON 86, Pertamina Beberkan Hasil Uji Sampel Lemigas
Menanggapi isu tersebut, Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) , Tulus Abadi menduga, adanya keberadaan SPBU nakal yang sengaja mengurangi takaran produk BBM. Sehingga, konsumen dirugikan akibat tidak memperoleh BBM sesuai takaran semestinya.
"Bisa jadi konsumen yang mengaku Pertalite lebih boros, karena menjadi korban dari ulah/oknum SPBU nakal yang diduga mengurangi takaran," kata Tulus kepada awak media di Jakarta, Rabu (12/10/2022).
Untuk itu, YLKI mendesak PT Pertamina (Persero) untuk tidak hanya fokus melakukan uji kualitas BBM dengan kandungan RON 90 tersebut. Tulus meminta, Pertamina juga memperketat pengawasan terhadap SPBU untuk memastikan takaran BBM yang dibeli konsumen sudah tepat.
Baca Juga: Heboh Uji Pertalite RON 90 Hasilnya RON 86, Pertamina Kasih Respons Begini
Sebagaimana diketahui, Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) pun melakukan pengujian Pertalite dengan sampel secara acak. Pengujian dilakukan di Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (PPPTMGB) atau Lemigas.
Baca Juga: Tepis Rumor Pertalite RON 86, Pertamina Beberkan Hasil Uji Sampel Lemigas
Menanggapi isu tersebut, Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) , Tulus Abadi menduga, adanya keberadaan SPBU nakal yang sengaja mengurangi takaran produk BBM. Sehingga, konsumen dirugikan akibat tidak memperoleh BBM sesuai takaran semestinya.
"Bisa jadi konsumen yang mengaku Pertalite lebih boros, karena menjadi korban dari ulah/oknum SPBU nakal yang diduga mengurangi takaran," kata Tulus kepada awak media di Jakarta, Rabu (12/10/2022).
Untuk itu, YLKI mendesak PT Pertamina (Persero) untuk tidak hanya fokus melakukan uji kualitas BBM dengan kandungan RON 90 tersebut. Tulus meminta, Pertamina juga memperketat pengawasan terhadap SPBU untuk memastikan takaran BBM yang dibeli konsumen sudah tepat.
Baca Juga: Heboh Uji Pertalite RON 90 Hasilnya RON 86, Pertamina Kasih Respons Begini
Sebagaimana diketahui, Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) pun melakukan pengujian Pertalite dengan sampel secara acak. Pengujian dilakukan di Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (PPPTMGB) atau Lemigas.
Lihat Juga :