Lewat Dana Bantuan Pendidikan dan Kesehatan, Pupuk Kaltim Bantu Korban Terorisme

Rabu, 12 Oktober 2022 - 15:54 WIB
loading...
Lewat Dana Bantuan Pendidikan...
PKT bekerja sama dengan BNPT menyalurkan bantuan dana pendidikan dan kesehatan, serta koordinasi dukungan psikososial terhadap korban tindak terorisme wilayah Kalimantan Timur. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indonesia memiliki komitmen penuh dalam pemenuhan hak dan perlindungan korban terorisme . Komitmen negara ini telah digaungkan di mata dunia oleh Kepala BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia) , Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar M.H di The First United Nations Global Congress of Victims of Terrorism yang digelar di Markas Besar PBB New York, bulan lalu (8/9).

Baca Juga: Berantas Mafia Pupuk, PKT Gandeng Kejaksaan hingga Kepolisian

Negara bertanggung jawab penuh atas hak, kebutuhan, peningkatan kesejahteraan, dan pengobatan dari para korban aksi terorisme dari seluruh penjuru Indonesia, baik lewat BNPT dan juga kolaborasi dengan multi-stakeholder.

Provinsi Kalimantan Timur pun secara langsung maupun tidak langsung pernah mengalami aksi terorisme. Yang pertama, terjadi secara tidak langsung di tahun 2005. Kala itu terjadi aksi teror berupa penyerangan ke lokasi tugas Brimobda Kaltim di Desa Loki, Maluku. Teror terjadi lewat penembakan petugas.

Salah satu yang menjadi korban adalah Briptu Slamet Priyanto yang meninggal dunia. Almarhum meninggalkan seorang anak bernama Muqsith Syahid Aljabbar.

Selain itu, masih segar dalam ingatan ketika aksi terorisme terjadi secara langsung di Kota Samarinda, pada Minggu, 13 November 2016 pukul 10.00 WITA. Kala itu, aksi teror menyasar Gereja Oikumene dengan ledakan bom molotov sebanyak tiga kali di depan lokasi gereja. Akibatnya, tercatat ada empat korban, satu meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka bakar.

Baca Juga: PKT Gandeng Kejati Sulsel Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi

Intan Olivia Banjarnahor yang saat kejadian masih berusia tiga tahun menjadi satu-satunya korban meninggal dunia. Sementara tiga anak lainnya yakni Alvaro Aurelius Tristan Sinaga (sekarang berusia 10 tahun) mengalami luka bakar sebesar 40%, Trinity Hutahaean (sekarang berusia 9 tahun) luka bakar sebesar 60% dan Anita Cristabel (sekarang berusia 8 tahun) luka bakar sebesar 20%.

Masih Terus Berjuang

Menjadi korban aksi terorisme di usia yang sangat belia tentu bukan hal mudah yang dialami para survivor. Hal tersebut juga yang dialami oleh Trinity Hutahaean.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Alfamart dan Darya-Varia...
Alfamart dan Darya-Varia Sentuh Lebih 2.800 Penerima Manfaat Posyandu di 28 Kota
BRI Life Berkomitmen...
BRI Life Berkomitmen Berdayakan Ekonomi Lokal dan Pelestarian Lingkungan
CEO Finnet Mendorong...
CEO Finnet Mendorong CSR Jadi Pilar Memperluas Layanan Pembayaran Digital
NHM Peduli dan Warga...
NHM Peduli dan Warga Dusun Kobok Bersama Bangun Fasilitas Air Bersih melalui Sistem Swakelola
Dian Widyanarti Raih...
Dian Widyanarti Raih Penghargaaan di Indonesia Leading Women Awards 2026
Hangatnya Ramadan, Aquaproof...
Hangatnya Ramadan, Aquaproof Berbagi Takjil dan Beri Para Tukang Mudik Gratis
Forum CSR DKI Jakarta,...
Forum CSR DKI Jakarta, Bank Jakarta dan Persija Jakarta Revitalisasi Sanitasi Jakarta Barat
Kolaborasi Sosial Dorong...
Kolaborasi Sosial Dorong Harapan Baru bagi Anak dalam Masa Pemulihan
KPK Dalami Peruntukan...
KPK Dalami Peruntukan Dana CSR terkait Kasus Maidi
Rekomendasi
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Berita Terkini
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
Infografis
Abdul Muti Menteri Pendidikan...
Abdul Muti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved