Perusahaan Melantai di Bursa Banyak Untungnya, Simak Penjelasan BEI

Kamis, 13 Oktober 2022 - 19:23 WIB
loading...
Perusahaan Melantai...
Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong perusahaan untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau IPO. Foto/SINDOnews/Astra Bonardo
A A A
JAKARTA - Go public menjadi salah satu langkah strategis perusahaan dalam memajukan dan membesarkan bisnis, sekaligus meningkatkan nilai perusahaan di mata investor maupun publik.

Untuk itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong perusahaan untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Ada sejumlah keuntungan yang didapat perusahaan yang melantai di bursa.

Kepala Divisi Layanan dan Pengembangan Perusahaan Tercatat BEI Saptono Adi Jurnarso mengungkapkan, perusahaan yang mencatatkan sahamnya di bursa tentu saja akan mendapatkan pendanaan. Melalui IPO, perusahaan juga dapat meningkatkan nilai perusahaan.

“Jadi kalau perusahaan itu go public, kemudian ada nilai baru yaitu harga saham yang sebelumnya tidak dimiliki perusahaan,” ujarnya dalam ‘Capital Market Summit & Expo 2022’, Kamis (13/10/2022).

Manfaat lain yang juga didapat yakni terciptanya kemandirian perusahaan. Di mana, perusahaan dapat langsung melakukan penggalangan dana atau fund raising melalui pasar modal.

Baca juga: Intip Strategi BEI Hadapi 10 Juta Investor Pasar Modal

Selain itu, perusahaan yang tercatat di bursa juga akan lebih mudah mendapatkan mitra strategis, dapat mempercepat penerapan good corporate governance (GCG), serta menghindari terjadinya perpecahan pemilik perusahaan. “Lalu juga ada likuiditas bagi pemilik maupun karyawan, dan meningkatkan loyalitas karyawan,” bebernya.

Lebih lanjut, Saptono menerangkan bahwa dengan go public juga dapat meningkatkan citra serta kinerja perusahaan. Tak hanya itu, perusahaan terbuka juga biasanya akan mendapatan insentif perpajakan dari pemerintah.

Beberapa insentif tersebut di antaranya tarif PPh untuk perusahaan terbuka dengan persyaratan tertentu menjadi 3% lebih rendah dari tarif normal.

“Insha Allah perusahaan akan cepat tumbuh, maju dan semakin besar ke depannya. Sesuai dengan motto kami, go public untuk menjadi besar,” tandasnya.

Baca juga: Dunia Terancam Resesi, Pasar Modal RI Tetap Kinclong

Sebagai informasi, hingga 27 September 2022 terdapat 35 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI. Perusahaan yang tengah antre tersebut terdiri dari satu perusahaan dari sektor bahan baku, tiga dari sektor industri, empat perusahaan sektor tranportasi, dan tiga perusahaan di sektor non siklikal.

Selanjutnya, enam perusahaan dari sektor siklikal, lima perusahaan sektor teknologi, enam dari sektor kesehatan, tiga perusahaan sektor energi, dua perusahaan dari sektor keuangan, dan satu perusahaan dari sektor properti serta infrastruktur.



Sementara itu, dari 35 calon perusahaan tercatat yang berada dalam pipeline pencatatan saham tersebut, beberapa di antaranya merupakan perusahaan yang bergerak di sektor energi, teknologi, dan keuangan yang menargetkan emisi lebih dari Rp1 triliun.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Bursa Saham Merana Jelang...
Bursa Saham Merana Jelang Iduladha, IHSG Ditutup Longsor 1,23% ke 6.130
Sempat Merah di Awal...
Sempat Merah di Awal Sesi, IHSG Ditutup Menguat Tipis ke 6.206
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Rekomendasi
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved