IMF Puji Ekonomi RI, Begini Reaksi Sri Mulyani

Kamis, 13 Oktober 2022 - 15:30 WIB
loading...
IMF Puji Ekonomi RI,...
Menteri Keuangan Sri Mulyani merespons apresiasi IMF terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dana Moneter Internasional atau IMF mengapresiasi kebijakan Pemerintah Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Sinergi kebijakan yang diambil Indonesia itu mencakup kebijakan pengendalian pandemi, stimulus fiskal, kebijakan moneter akomodatif, pelonggaran kebijakan makro dan mikroprudensial, serta berbagi beban (burden sharing) antara Bank Indonesia (BI) dan pemerintah.

IMF memandang bauran kebijakan ditempuh secara kuat dan cepat oleh Indonesia sehingga dapat menopang pemulihan ekonomi. Hal itu disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat memenuhi undangan wawancara di Bloomberg News Studio, di Washington DC, Selasa sore (11/10) waktu setempat.

Baca Juga: Rumah Sultan Sepi Peminat, Tanda-tanda Resesi Makin Dekat?

"Kita tentunya tidak cepat berpuas diri. Indonesia masih punya tanggung jawab besar dalam memimpin kolaborasi G20 demi menyelamatkan negara-negara rentan dari badai ekonomi yang mungkin terjadi," ujar Sri Mulyani dikutip melalui Instagram resminya, Kamis (13/10/2022).

Menurut dia Indonesia memiliki tanggung jawab besar sebagai pemimpin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di tengah terpuruknya ekonomi global. Perang yang mengakibatkan ancaman krisis pangan dan energi, tingginya nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) dan suku bunga berpotensi mempercepat badai krisis ekonomi dunia terutama di negara-negara berkembang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
Rupiah Jeblok ke Rekor...
Rupiah Jeblok ke Rekor Terendah, Ekonomi RI dalam Bahaya?
BUMN Berkontribusi Dongkrak...
BUMN Berkontribusi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
Rekomendasi
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved