Saat Dunia Terancam Krisis Pangan, Produksi Beras Indonesia Naik Jadi 32,07 Juta Ton
Senin, 17 Oktober 2022 - 13:22 WIB
loading...
Produksi beras Indonesia capai 32,07 juta ton. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Saat dunia terancam krisis pangan, produksi beras Indonesia masih terbilang aman. Badan Pusat Statistik ( BPS ) menyatakan jika hasil panen padi dikonversikan menjadi beras, maka produksi beras pada 2022 diperkirakan sebesar 32,07 juta ton. Angka itu meningkat dibanding produksi beras tahun lalu.
Baca juga: Melandai, Impor Indonesia di September 2022 Capai USD19,81 Miliar
"Produksi beras pada 2022 untuk konsumsi pangan penduduk diperkirakan sekitar 32,07 juta ton, mengalami peningkatan sebanyak 718,03 ribu ton atau 2,29% dibandingkan produksi beras di 2021 yang sebesar 31,36 juta ton," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto, dalam rilis resmi BPS di Jakarta, Senin (17/10/2022).
Menurut Setianto ada sejumlah faktor yang membuat produksi beras mengalami peningkatan. Salah satunya luas panen padi yang bertambah.
"Luas panen padi pada 2022 diperkirakan sebesar 10,61 juta hektare, mengalami peningkatan sebanyak 194,71 ribu hektare atau 1,87% dibandingkan luas panen padi di 2021 yang sebesar 10,41 juta hektare," ujar Setianto dalam rilis resmi BPS di Jakarta, Senin(17/10/2022).
Baca juga: Melandai, Impor Indonesia di September 2022 Capai USD19,81 Miliar
"Produksi beras pada 2022 untuk konsumsi pangan penduduk diperkirakan sekitar 32,07 juta ton, mengalami peningkatan sebanyak 718,03 ribu ton atau 2,29% dibandingkan produksi beras di 2021 yang sebesar 31,36 juta ton," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto, dalam rilis resmi BPS di Jakarta, Senin (17/10/2022).
Menurut Setianto ada sejumlah faktor yang membuat produksi beras mengalami peningkatan. Salah satunya luas panen padi yang bertambah.
"Luas panen padi pada 2022 diperkirakan sebesar 10,61 juta hektare, mengalami peningkatan sebanyak 194,71 ribu hektare atau 1,87% dibandingkan luas panen padi di 2021 yang sebesar 10,41 juta hektare," ujar Setianto dalam rilis resmi BPS di Jakarta, Senin(17/10/2022).
Lihat Juga :