Luhut Pede Pendapatan per Kapita Indonesia Capai USD10.000 di 2030

Senin, 17 Oktober 2022 - 13:57 WIB
loading...
Luhut Pede Pendapatan...
Menko Luhut B. Pandjaitan yakin pendapatan per kapita Indonesia akan naik di 2030. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan optimistis pendapat per kapita Indonesia mencapai USD10.000 pada 2030. Peningkatan pendapatan itu sejalan dengan visi Indonesia pada 2045.

Baca juga: RI Mau jadi Negara Berpendapatan Tinggi di 2045, Luhut Beberkan 5 Jurusnya

"Hari ini kami berada pada income per kapita di USD4.200. Target di 2030 kita mungkin sampai hingga USD10.000 per kapita dan kita bisa mencapai ini atau lebih," kata Luhut dalam sambutannya di acara Pembukaan SEO internasional Conference dan Pluncuran Indonesia Water Fund (IWF) di Bali yang dipantau secara virtual, Senin (17/10/2022).

Menurut Luhut, target itu bisa terjadi jika melihat kondisi ekonomi Indonesia yang saat ini masih dalam keadaan membaik, mulai dari segi inflasi, kinerja investasi yang stabil serta adanya surplus pada neraca perdagangan. Inflasi Indonesia saat ini masih di angka yang rendah (5,9%) jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya yang sudah mencapai 10%.

"Inflasi Indonesia masih moderat dibandingkan negara lain yang bahkan sudah naik 10%. Kita masih bisa menahan setelah kenaikan harga BBM, masih 5,9%. Kami cukup yakin bahwa kami dapat mempertahankan ini sekitar 6% pada akhir tahun," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Inflasi agar Tetap di Bawah Target Pemerintah
Rekomendasi
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved