PLTU Batu Bara Stop Total di 2050, Ini Buktinya

Senin, 17 Oktober 2022 - 18:30 WIB
loading...
PLTU Batu Bara Stop...
PLTU batu bara akan dipensiunkan total di 2050 mendatang. FOTO/dok.Istimewa
A A A
JAKARTA - Pemerintah memastikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dihentikan pada 2050 mendatang. Kebijakan tersebut tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) No.112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Listrik.

Perpres tersebut ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 13 September 2022 berlaku efektif saat diundangkan. Dalam beleid tersebut, selama 10 tahun PLTU masih boleh beroperasi dengan syarat emisi harus bisa dituunkan sebesar 35%.

Baca Juga: Pensiun Dini PLTU Butuh Biaya Rp15,32 Kuadriliun, Gimana Nasib Pekerja

"Sementara ini kan memang terikat dalam Perpres, kemudian 2050 dipastikan harus turun," kata Direkrut Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, di Jakarta, Senin (17/10/2022).

Menurut dia saat ini sejumlah perusahaan telah banyak yang meminta penyediaan listrik bersih. Hal itu bisa membantu percepatan baruan energi terbarukan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL). "Sekarang beberapa industri telah meminta penyediaan listrik bersih. Di Kementerian ESDM, perusahaan meminta listrik yang hijau, ini memang seperti sudah menjadi tren," katanya.

Baca Juga: Intip Kriteria PLTU Batu Bara yang Akan Segera Dipensiunkan

Pihaknya juga sudah memiliki rencana untuk menggenjot penggunaan energi bersih di beberapa kawasan khusus. Dadan menyebutkan, PLN telah menyusun RUPTL berbasis energi hijau. "Sebagaimana RUPTL saat ini, kebutuhan listrik 20,9 gigawatt untuk 10 tahun ke depan disusun menggunakan asumsi terkini," jelasnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
Harga Batu Bara Acuan...
Harga Batu Bara Acuan Periode II Juli Naik Lagi, Kini Jadi USD131,85 per Ton
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Polisi Ungkap Dugaan...
Polisi Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Batu Bara, 3 Orang Jadi Tersangka
Febrie Adriansyah Mundur...
Febrie Adriansyah Mundur di Tengah Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
Rekomendasi
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved