Ternyata, Kalung Anti-Corona cuma Sekadar Jamu

Senin, 06 Juli 2020 - 11:14 WIB
loading...
Ternyata, Kalung Anti-Corona...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan produk kalung aromaterapi eucalyptus yang diklaim bisa menjadi antivirus atau penangkal Covid-19. Produk ini sebelumnya sudah diluncurkan sejak Mei 2020 lalu. Produk roll-on, minyak, dan inhaler eucalyptus saat ini telah mengantongi izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Fadjry Djufry mengatakan, bahwa produk-produk ini diharapkan bisa mengurangi penyebaran Covid-19. Namun, izin dari BPOM tidak menyebut bahwa produk tersebut anti-virus.

"Untuk izin edarnya, ini masih tergolong jamu. Klaim produk kami hanya sebatas yang tertuang dalam izin BPOM. Untuk masalah anti-virus, masih uji klinis dan uji lainnya, karena kami mengetes produk ke Corona Model, bukan ke Covid-19," ungkap Fadjry dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Senin (6/7/2020). ( Baca: DPR Minta Kementan Lakukan Penelitian Lanjutan Kalung Anti-Corona )

Ia menyampaikan, secara uji lab, produk-produk ini berpotensi untuk melawan Covid-19, termasuk juga H5N1 dan influenza. "Kenapa belum uji klinis? Uji klinis butuh waktu yang cukup lama. Untuk kategori vaksin dan obat oral, butuh waktu secepatnya 18 bulan untuk uji klinis," tambah Fadjry.

Fadjry mengajak kepada seluruh komponen anak bangsa untuk bersinergi dan bergandengan tangan, bahu-membahu mencari solusi terbaik untuk Covid-19. Produk berbahan dasar eucalyptus, lanjut dia, juga sudah digunakan sebagai obat-obatan di Jepang dan Amerika Serikat.

"Kami terbuka untuk semua kritik, masukan dan rekomendasi dari seluruh komponen. Tidak ada yang sempurna tanpa tahapan," tuturnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mentan Amran Copot Oknum...
Mentan Amran Copot Oknum ASN yang Sewakan Lahan Negara 300 Hektare
Pilar Swasembada Pangan,...
Pilar Swasembada Pangan, Kementan Cetak Ratusan Ribu Petani Muda
Harga Beras di Jepang...
Harga Beras di Jepang Naik 90%, Bagaimana di Indonesia?
Ini 3 Arahan Prabowo...
Ini 3 Arahan Prabowo untuk Mentan Amran di Kementerian Pertanian
Gerak Cepat Atasi Kekeringan,...
Gerak Cepat Atasi Kekeringan, Kementan Sabet Penghargaan Komunikasi Publik Terbaik di AMH 2024
Tebus Pupuk Subsidi...
Tebus Pupuk Subsidi Cukup Pakai KTP, Mentan Amran: Jangan Dipersulit!
Dirjenbun Kementan Pastikan...
Dirjenbun Kementan Pastikan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
Diskriminasi Menahun:...
Diskriminasi Menahun: Daging Sapi Vs Daging Kerbau
Mentan Amran: Rehabilitasi...
Mentan Amran: Rehabilitasi Sawah Pascabencana di Sumatera Tanggung Jawab Negara
Rekomendasi
Hepatitis Merusak Hati...
Hepatitis Merusak Hati Diam-Diam, Kenali Tanda dan Cara Mencegahnya
KIKO dan LOLA Siap Sapa...
KIKO dan LOLA Siap Sapa Penggemar di Pollux Mall Cikarang, Gratis!
Jelang Dilantik sebagai...
Jelang Dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono Tiba di Istana Negara
Berita Terkini
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
Infografis
Pemberontak Anti-Rezim...
Pemberontak Anti-Rezim Assad Diam saat Israel Menginvasi Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved