IMLOW Usul Peran Otoritas Pelabuhan di Indonesia Diperkuat
Senin, 06 Juli 2020 - 15:20 WIB
loading...
A
A
A
Sebagaimana diketahui, Indonesia memiliki Pelabuhan Tanjung Priok yang mampu menangani lebih dari 65% kegiatan pengapalan ekspor-impor maupun antarpulau. Terdapat empat pengelola terminal peti kemas di pelabuhan ini yakni; IPC Container Terminal (IPC TPK) yang memiliki fasilitas panjang dermaga 1.268 meter dengan ke dalam (draft) -12 meter low water spring (mLWS).
Kemudian, Jakarta International Container Terminal (JICT) dengan panjang dermaga 1.701 meter dan draft -14 mLWS, Terminal Peti Kemas (TPK) Koja memiliki panjang dermaga 650 meter dengan draft -14 mLWs. Pada 2019, dan New Priok Contianer Terminal-One (NPCT-1) memilili panjang dermaga 850 meter dengan draft -16 mLWS.
Sedangkan PSA Singapore, memiliki fasilitas dermaga sepanjang 21.693 meter yang dilengkapi 74 berths, serta area eksisting mencapai 845 Ha, dengan rata-rata draft -15 s/d -18 mLWS. Adapun di Pelabuhan Tanjung Pelepas (PTP) Malaysia, memiliki fasilitas dermaga dengan 14 tempat labuh kapal (berth) dan panjang deemaga 5.080 meter, area eksisting 180 Ha dengan draft -16 meter mLWS.
Kemudian, Jakarta International Container Terminal (JICT) dengan panjang dermaga 1.701 meter dan draft -14 mLWS, Terminal Peti Kemas (TPK) Koja memiliki panjang dermaga 650 meter dengan draft -14 mLWs. Pada 2019, dan New Priok Contianer Terminal-One (NPCT-1) memilili panjang dermaga 850 meter dengan draft -16 mLWS.
Sedangkan PSA Singapore, memiliki fasilitas dermaga sepanjang 21.693 meter yang dilengkapi 74 berths, serta area eksisting mencapai 845 Ha, dengan rata-rata draft -15 s/d -18 mLWS. Adapun di Pelabuhan Tanjung Pelepas (PTP) Malaysia, memiliki fasilitas dermaga dengan 14 tempat labuh kapal (berth) dan panjang deemaga 5.080 meter, area eksisting 180 Ha dengan draft -16 meter mLWS.
(fai)
Lihat Juga :