Jumlah Investor Saham Tembus 4,2 Juta, Kamu Mau Ikut? Ini Cara Memulainya!

Senin, 24 Oktober 2022 - 18:13 WIB
loading...
Jumlah Investor Saham...
Foto: Dok Freepik
A A A
JAKARTA - Minat masyarakat untuk berinvestasi terus meningkat, tercermin dari jumlah investor saham dan surat berharga lainnya yang terus naik. Tercatat hingga September 2022, telah menembus 4,2 juta investor (KSEI) .

Jumlah ini tentu saja masih sangat kecil mengingat jumlah penduduk usia produktif Indonesia yang sangat besar. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, jumlah penduduk usia produktif Indonesia mencapai 190,83 juta jiwa (69,3%) dari total 275,36 juta jiwa pada Juni 2022.

Angka 4,2 juta investor, artinya secara rasio keterlibatan penduduk Indonesia yang berinvestasi di pasar modal kurang dari 5 persen. Bandingkan dengan Singapura yang mencapai 26 persen, bahkan Malaysia mencapai 9 persen. Akan tertinggal lebih jauh lagi kalau dibandingkan dengan Amerika Serikat (AS) dengan rasio mencapai 55 persen.

Sebenarnya banyak orang terutama kalangan muda Indonesia yang berminat menginvestasikan aset mereka ke dalam instrumen investasi saham dan surat berharga lainnya. Hanya saja persoalannya, kebanyakan mereka masih bingung untuk melakukannya, seperti registrasi rekening saham, memilih perusahaan sekuritas hingga cara beli saham.

Maka, sekalipun era digital memudahkan orang mendapat informasi mengenai apa saja termasuk investasi, namun lembaga keuangan dan stakeholder lainnya perlu untuk terus melakukan literasi dan edukasi kepada masyarakat yang lebih luas tentang apa dan bagaimana investasi.

Literasi dan edukasi pentingnya investasi dan bagaimana memilih instrumen investasi yang paling tepat dengan kebutuhan, dan tujuan, dan rencana keuangan mereka, hingga cara memulai melakukan investasi.

Nah, untuk kamu yang ingin investasi, tapi masih bingung bagaimana memulainya, kamu bisa belajar secara online dari Stockbit. Yang perlu dijelaskan lebih dulu adalah bahwa saat ini investasi bukan sesuatu yang eksklusif, artinya siapa pun dari kalangan mana pun bisa mempelajari lebih dulu seluk beluk dunia investasi saham, mulai jenis-jenis saham, risiko, harga, dan jatuh tempo serta dimana membeli produk investasi saham, sebelum melakukan investasi. Karena saat ini banyak saham maupun surat berharga lainnya dijual secara ritel.

Mempelajari investasi secara online melalui Stockbit tidak sulit. Lewat aplikasi ini para pemula juga bisa mengikuti beberapa kelas belajar melalui fitur-fitur yang ada di Stockbit.

Belajar saham online bersama Stockbit sangat mudah karena semua sudah lengkap ada di aplikasi, website maupun sosial media. Kamu bisa belajar melalui beberapa fitur, di antaranya Stockbit Academy, ebook Stockbit, Streaming, Virtual Trading dan Snips Stockbit.

Fitur Stockbit Academy adalah salah satu fitur yang diberikan gratis oleh Stockbit. Kamu dapat mengakses berbagai video-video eksklusif berisikan materi saham yang dibahas oleh profesional melalui website atau aplikasi.

Untuk masuk ke Stockbit Academy kamu cukup register dengan email atau sosial media. Setiap ulasan materi terdiri dari video dan artikel, sehingga kamu bisa memilih media yang paling disuka.

Ada juga fitur Unboxing Saham yang mengulas secara detail dan rinci setiap aksi korporasi dari berbagai sektor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menakar Efek di Balik...
Menakar Efek di Balik Isu Pergantian Menkeu, Awas! Ganggu Kepercayaan Publik dan Investor
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
Buka BRImo, Langsung...
Buka BRImo, Langsung Jadi Investor Syariah bareng Syailendra Capital!
Tips MotionTrade: Perbedaan...
Tips MotionTrade: Perbedaan Waran Terstruktur dan Waran Biasa
Qavah Group Fasilitasi...
Qavah Group Fasilitasi Ekspansi Investor China ke Pasar Indonesia
Sekuritas Anti Phishing...
Sekuritas Anti Phishing di Indonesia, IPOT Diakui AI Overviews Google
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
Kota Bontang Buktikan...
Kota Bontang Buktikan Daya Tarik Investasi, Sinyal Positif bagi Investor Baru
Rekomendasi
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved