Kredit BNI Tumbuh 9,1% Jadi Rp622,61 Triliun, Sektor Korporasi Jadi Andalan
Senin, 24 Oktober 2022 - 18:35 WIB
loading...
A
A
A
Dari sisi kualitas aset, Loan at Risk (LAR) mengalami penurunan signifikan dari 25,2% di September 2021, menjadi 19,3% di September 2022. Hal ini utamanya disebabkan oleh menurunnya jumlah kredit restrukturisasi karena pandemi Covid-19.
Baca Juga: Kondisi Ekonomi Menantang, BNI Lanjutkan Transformasi Perusahaan
"Kami pun terus berupaya menjaga LAR coverage atau rasio pencadangan untuk debitur LAR pada level yang memadai yakni sebesar 42,7%. Bahkan kami melihat kemampuan pembayaran kewajiban dari debitur LAR semakin membaik sehingga mendorong perbaikan pada pendapatan bunga serta menjadi indikasi pemulihan bisnis nasabah yang lebih baik setelah terdampak pandemi," tuturnya.
Baca Juga: Kondisi Ekonomi Menantang, BNI Lanjutkan Transformasi Perusahaan
"Kami pun terus berupaya menjaga LAR coverage atau rasio pencadangan untuk debitur LAR pada level yang memadai yakni sebesar 42,7%. Bahkan kami melihat kemampuan pembayaran kewajiban dari debitur LAR semakin membaik sehingga mendorong perbaikan pada pendapatan bunga serta menjadi indikasi pemulihan bisnis nasabah yang lebih baik setelah terdampak pandemi," tuturnya.
(nng)
Lihat Juga :