Pejabat Fungsional PNS Capai 7.465, Birokrasi Dituntut Profesional
Senin, 24 Oktober 2022 - 14:20 WIB
loading...
LAN mendorong birokrasi dituntut profesional. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Administrasi Negara (LAN) mencatat per 1 Oktober 2022 terdapat 7.465 PNS sebagai Pejabat Fungsional Analis Kebijakan (JFAK) di seluruh wilayah Indonesia. Adapun jumlah tersebut mengalami lonjakan hingga 1.400 persen jika dibandingkan dengan pejabat fungsional analis kebijakan pada 2019 yang hanya sebanyak 480 orang.
"Besar harapan kami, dengan jumlah JFAK yang besar ini akan berkontribusi positif terhadap perbaikan kualitas kebijakan dan birokrasi yang profesional," kata Deputi Bidang Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara Tri Widodo dalam keterangannya, Selasa (25/10/2022).
Baca Juga: Program Tapera Diminta Tak cuma Manjakan PNS Semata
Meski peningkatan jumlah JFAK mencapai lebih dari 1.400 persen, angka tersebut belum menunjukkan angka riil jumlah analis kebijakan. Kemendagri memproyeksi jumlah JFAK ini baru hasil penyetaraan eselon III dan IV di seluruh daerah yang mencapai 90 ribu orang.
Berdasarkan laporan, dari 90 ribu orang tersebut, 70 persen di antaranya beralih ke JFAK, sehingga diproyeksikan ada sekitar 50 ribu JFAK baru dari daerah. Untuk itu, LAN meluncurkan e-Nomor Induk Analis Kebijakan Nasional (e-NIAKN) sebagai pintu masuk pelayanan pembinaan JFAK di Indonesia.
"Besar harapan kami, dengan jumlah JFAK yang besar ini akan berkontribusi positif terhadap perbaikan kualitas kebijakan dan birokrasi yang profesional," kata Deputi Bidang Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara Tri Widodo dalam keterangannya, Selasa (25/10/2022).
Baca Juga: Program Tapera Diminta Tak cuma Manjakan PNS Semata
Meski peningkatan jumlah JFAK mencapai lebih dari 1.400 persen, angka tersebut belum menunjukkan angka riil jumlah analis kebijakan. Kemendagri memproyeksi jumlah JFAK ini baru hasil penyetaraan eselon III dan IV di seluruh daerah yang mencapai 90 ribu orang.
Berdasarkan laporan, dari 90 ribu orang tersebut, 70 persen di antaranya beralih ke JFAK, sehingga diproyeksikan ada sekitar 50 ribu JFAK baru dari daerah. Untuk itu, LAN meluncurkan e-Nomor Induk Analis Kebijakan Nasional (e-NIAKN) sebagai pintu masuk pelayanan pembinaan JFAK di Indonesia.
Lihat Juga :