Terapkan Strategi Anyar, Laba Bersih Bank Mandiri Tembus Rp30,7 Triliun
Rabu, 26 Oktober 2022 - 17:10 WIB
loading...
Laba bersih Bank Mandiri sepanjang sembilan bulan tahun ini naik hampir 60%. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Laba bersih konsolidasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) di sembilan bulan pertama 2022 menembus Rp30,7 triliun. Capaian itu naik 59,4% secara YoY dibanding periode yang sama tahun lalu.
Baca juga: Laba Bersih BNI Melesat 76,8% Jadi Rp13,7 Triliun di Kuartal III 2022
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menyampaikan, pertumbuhan laba tersebut merupakan hasil dari strategi baru Bank Mandiri yang berfokus pada ekosistem, baik dari sisi pembiayaan maupun pendanaan. Hasilnya, realisasi kredit Bank Mandiri secara konsolidasi tercatat sampai dengan akhir September 2022 tumbuh 14,28% secara YoY menjadi Rp1.167,51 triliun.
Pertumbuhan kredit jauh di atas pertumbuhan industri pada September 2022 sebesar 11% YoY. Darmawan menilai, peningkatan kredit Bank Mandiri tentunya tidak terlepas dari fundamental ekonomi Indonesia yang masih solid.
“Dalam mendorong penyaluran kredit, kami tetap fokus pada sektor yang prospektif dan merupakan bisnis turunan dari ekosistem segmen wholesale di setiap wilayah. Pencapaian kinerja Bank Mandiri yang solid juga selaras dengan kondisi ekonomi Indonesia yang masih bertumbuh di tengah ketidakpastian global,” ujarnya di Jakarta, Rabu (26/10/2022).
Baca juga: Laba Bersih BNI Melesat 76,8% Jadi Rp13,7 Triliun di Kuartal III 2022
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menyampaikan, pertumbuhan laba tersebut merupakan hasil dari strategi baru Bank Mandiri yang berfokus pada ekosistem, baik dari sisi pembiayaan maupun pendanaan. Hasilnya, realisasi kredit Bank Mandiri secara konsolidasi tercatat sampai dengan akhir September 2022 tumbuh 14,28% secara YoY menjadi Rp1.167,51 triliun.
Pertumbuhan kredit jauh di atas pertumbuhan industri pada September 2022 sebesar 11% YoY. Darmawan menilai, peningkatan kredit Bank Mandiri tentunya tidak terlepas dari fundamental ekonomi Indonesia yang masih solid.
“Dalam mendorong penyaluran kredit, kami tetap fokus pada sektor yang prospektif dan merupakan bisnis turunan dari ekosistem segmen wholesale di setiap wilayah. Pencapaian kinerja Bank Mandiri yang solid juga selaras dengan kondisi ekonomi Indonesia yang masih bertumbuh di tengah ketidakpastian global,” ujarnya di Jakarta, Rabu (26/10/2022).
Lihat Juga :