PKB Diteken, Serikat Pekerja Optimistis Kinerja PLN Akan Semakin Positif
Kamis, 27 Oktober 2022 - 21:26 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Media AS: Arab Saudi Kibuli Amerika Serikat soal Minyak
Dalam acara yang menghadirkan ribuan anggota SP PLN dari Sabang sampai Merauke itu, turut hadir Komisaris Utama PLN Amien Sunaryadi dan Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Yusuf Didi Setiarto. Pada kesempatan itu Amien menyatakan rasa syukurnya karena saat ini komunikasi terjalin erat antara manajemen dengan serikat pekerja. Hal ini, kata dia, menjadi momentum peningkatan kinerja karena dengan begitu tak ada lagi ketidakselarasan antara pekerja dengan manajemen yang akan menjadi hambatan.
"Organisasi yang baik itu menentukan baik buruknya manajemen dan juga pekerja. Kalau semua orang bisa bekerja dengan maksimal, maka organisasi juga akan tumbuh lebih besar. Sebaliknya, jika bermasalah ya organisasinya pasti loyo," tutur Amien.
Setelah PKB terbentuk, Amien berpesan agar SP PLN melakukan sosialisasi dan pemahaman kepada anggotanya secara menyeluruh dan utuh. Hal ini diperlukan agar semuanya memahami isi PKB dengan baik sehingga dapat memitigasi munculnya perselisihan di masa mendatang yang dapat mengganggu bisnis dan pelayanan PLN.
"Sosialisasikan isi PKB ke semua anggota, supaya tahu. PKB adalah instrumen hukum untuk melindungi hak pekerja, maka nggak usah khawatir soal gangguan jika sudah ada PKB. Fokus saja untuk meningkatkan kinerja masing-masing," tandasnya.
Dalam acara yang menghadirkan ribuan anggota SP PLN dari Sabang sampai Merauke itu, turut hadir Komisaris Utama PLN Amien Sunaryadi dan Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Yusuf Didi Setiarto. Pada kesempatan itu Amien menyatakan rasa syukurnya karena saat ini komunikasi terjalin erat antara manajemen dengan serikat pekerja. Hal ini, kata dia, menjadi momentum peningkatan kinerja karena dengan begitu tak ada lagi ketidakselarasan antara pekerja dengan manajemen yang akan menjadi hambatan.
"Organisasi yang baik itu menentukan baik buruknya manajemen dan juga pekerja. Kalau semua orang bisa bekerja dengan maksimal, maka organisasi juga akan tumbuh lebih besar. Sebaliknya, jika bermasalah ya organisasinya pasti loyo," tutur Amien.
Setelah PKB terbentuk, Amien berpesan agar SP PLN melakukan sosialisasi dan pemahaman kepada anggotanya secara menyeluruh dan utuh. Hal ini diperlukan agar semuanya memahami isi PKB dengan baik sehingga dapat memitigasi munculnya perselisihan di masa mendatang yang dapat mengganggu bisnis dan pelayanan PLN.
"Sosialisasikan isi PKB ke semua anggota, supaya tahu. PKB adalah instrumen hukum untuk melindungi hak pekerja, maka nggak usah khawatir soal gangguan jika sudah ada PKB. Fokus saja untuk meningkatkan kinerja masing-masing," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :