Cuaca Ekstrem, Ganjar Minta Daerah Perkuat Aspek Mitigasi Bencana

Jum'at, 28 Oktober 2022 - 10:30 WIB
loading...
Cuaca Ekstrem, Ganjar...
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta beberapa area rawan di Banjarnegara dipasang alat early warning system untuk memberikan peringatan kepada warga agar bisa menyelamatkan diri. FOTO/dok. Istimewa
A A A
BANJARNEGARA - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta daerah memperkuat aspek mitigasi bencana di tengah cuaca ekstrem. Mitigasi mutlak dilakukan sebagai solusi untuk mencegah dampak sosial hingga ekonomi yang ditimbulkan salah satunya dengan memasang alat early warning sistem.

"Alat early warning system harus dipasang segera mengingat kondisi cuaca ekstrem. Karena anggaran tidak bisa dilakukan dengan cepat, maka kita carikan sponsor untuk kita pasang alat tersebut," kata Ganjar saat meninjau lokasi bencana tanah bergerak di Desa Suwidak, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, Jateng seperti dikutip, Jumat (28/10/2022).

Baca Juga: Saga Gelar Istighosah dan Sholawat Akbar di Banjarnegara Sambut Ulang Tahun Ganjar

Menurut dia alat tersebut harus ada di daerah rawan bencana seperti di Banjarnegara. "Rasa-rasanya beberapa area di sekitar Banjarnegara yang rawan seperti ini mesti kita pasang early warning system," kata Ganjar.

Cuaca Ekstrem, Ganjar Minta Daerah Perkuat Aspek Mitigasi Bencana

Apalagi, warga Banjarnegara memiliki alat early warning system sendiri. Menurut Ganjar, pemasangan alat ini dapat mengurangi dampak akibat bencana tanah gerak. "Rasanya kita perlu memasang peralatan dan Banjarnegara punya early warning system buatan warga sendiri dan nggak mahal tadi sekitar Rp 25 juta," kata Ganjar.

Baca Juga: Ganjar Tanam 1.000 Bibit Pohon, Jaga Pesona Wisata Bukit Serut Singonegoro

Ganjar mengatakan, alat early warning system harus dipasang segera mengingat kondisi cuaca masih ekstrem.Lebih lanjut, Ganjar menyebut early warning system dapat melihat pergerakan tanah terjadi perlahan. Sehingga, kata dia, warga bisa menyelamatkan diri setelah adanya peringatan dari alat itu.

"Pergerakan tanah ini tidak longsor-longsor. Tanah bergerak pelan-pelan. Jadi kalau ada alat itu kemudian memberikan tanda warga bisa langsung mengungsi ke tempat yang lebih aman," tambahnya.

Dalam bencana tanah gerak di Banjarnegara, setidaknya ada tiga dusun yang terdampak yakni Dusun Selamantik, Dusun Ngalian, dan Dusun Grobogan. Ganjar berencana melakukan relokasi warga terdampak tanah gerak untuk mengantisipasi bencana susulan.

"Kita tangani, tanggap darurat nanti kita siapkan, biasanya kalau seperti ini relokasi. Maka seperti pengungsi saya tanya, yang penting selamat Pak. Kalau orangnya sudah punya kesadaran itu, nanti kita coba carikan solusi agar mereka bisa bertempat tinggal di tempat baru yang lebih aman," kata Ganjar.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
Prediksi Suram IMF Soal...
Prediksi Suram IMF Soal Perang AS-Israel vs Iran: 45 Juta Orang Terancam Kelaparan
Pemerintah Bidik Dampak...
Pemerintah Bidik Dampak Ekonomi Rp11,8 T dari Pembebasan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Ramadan 1447 H, BSI...
Ramadan 1447 H, BSI Maslahat Jangkau 145 Ribu Penerima Manfaat
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Rekomendasi
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved