Ngeri! Ini Dampak Jika Suhu Bumi Naik 2,6 Derajat Tahun 2100

Jum'at, 28 Oktober 2022 - 19:58 WIB
loading...
Ngeri! Ini Dampak Jika...
Dampak yang ditimbulkan jika suhu bumi semakin panas 2,6 derajat centrigrade di 2100. FOTO/Pixabay
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan dampak perubahan iklim global. Berdasarkan laporan terbaru United Nations Framework on Climate Change Conference (UNFCCC), Sri Mulyani mengungkapkan apabila tidak melakukan apa-apa atau satus quo maka dunia tahun 2100 akan lebih hangat 2,6 derajat centrigrade.

"Ini suatu level suhu yang melewati batas toleransi," ujar Sri Mulyani dalam seminar bertajuk Strategi Capai Ekonomi Kuat & Berkelanjutan secara virtual, Jumat (28/10/2022).

Baca Juga: Sri Mulyani Curhat Pusing Hadapi Tsunami Inflasi Global

Menurut dia ikrar dunia menjaga suhu bumi telah dilakukan sejak 2015 lalu agar tidak melampaui 1,5 derajat centigrade lebih hangat. "Anda tidak tahu, jika dunia menghangat 1,5 derajat atau more maka tidak hanya kutub utara, kutub selatan, permukaan air naik, dan pola musiman berubah sekali," ujarnya.

Dia mengungkapkan betapa banyak sekali sekarang bencana alam. Hal ini karena tak ada pola yang dianggap normal.
"Musim kering bisa panjang dan bisa kebakaran hutan. Musim hujan jadi ekstrem sampai longsor dan banjir. Itu mengancam manusia dan ekonomi," tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Pertamina dan ERIA Perkuat...
Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi
Transisi Energi Sektor...
Transisi Energi Sektor Batu Bara Terkendala Biaya dan Regulasi
RI-UNEP Perkuat Kerja...
RI-UNEP Perkuat Kerja Sama Kehutanan, REDD+, dan Pengembangan Pasar Karbon
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Pramono Jadi Wakil Ketua...
Pramono Jadi Wakil Ketua C40 Cities, Fahira Idris: Dunia Akui Peran Strategis Jakarta
Rekomendasi
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Berita Terkini
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Infografis
Usia Pensiun Pekerja...
Usia Pensiun Pekerja di Indonesia Naik Jadi 59 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved