Hati-hati! Bahaya Resesi Mengintai Orang yang Suka Gaya-gayaan
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
Bhima menyoroti pemerintah yang menyamakan pemberitahuan terkait resesi kepada masyarakat tanpa membedakan segmentasi kelasnya.
"Nanti kalau misalnya resesi benar terjadi, maka akan terjadi kekacauan. Orang yang enggak punya uang, tapi dibilangin kalau tahun depan optimis, kalau begitu masyarakat kelas bawah ini bisa langsung menghaburkan uangnya, langsung belanja mereka cari baju dan lain-lain. Maka dari itu, pemberian informasi berdasarkan segmentasi itu penting," jelas Bhima.
Baca Juga: Dunia Dilanda Inflasi Kronis, Sri Mulyani: 60 Negara Terancam Krisis Utang
Selain itu, pemerintah harus segera membuat paket kebijakan untuk mengantisipasi resesi. Bhima menilai jika pemerintah menggunakan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), sudah tidak tepat lagi. Sebab itu lebih cocok untuk penanganan pandemi Covid-19.
"Nanti kalau misalnya resesi benar terjadi, maka akan terjadi kekacauan. Orang yang enggak punya uang, tapi dibilangin kalau tahun depan optimis, kalau begitu masyarakat kelas bawah ini bisa langsung menghaburkan uangnya, langsung belanja mereka cari baju dan lain-lain. Maka dari itu, pemberian informasi berdasarkan segmentasi itu penting," jelas Bhima.
Baca Juga: Dunia Dilanda Inflasi Kronis, Sri Mulyani: 60 Negara Terancam Krisis Utang
Selain itu, pemerintah harus segera membuat paket kebijakan untuk mengantisipasi resesi. Bhima menilai jika pemerintah menggunakan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), sudah tidak tepat lagi. Sebab itu lebih cocok untuk penanganan pandemi Covid-19.
(nng)
Lihat Juga :