Laba BUMN Ditargetkan Rp144 Triliun, Erick Thohir Minta Tak Semuanya Disedot Negara
Minggu, 30 Oktober 2022 - 12:45 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir minta sebagian laba BUMN untuk pengembangan perusahaan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan laba perusahaan negara tahun ini bakal meningkat dari tahun sebelumnya menjadi Rp144 tirliun. Erick pun meminta agar sebagian laba itu digunakan untuk pengembangan BUMN .
Baca juga: Erick Thohir Cawapres Potensial yang Mampu Gaet Suara untuk Prabowo
"Profit tahun kemarin BUMN Rp124 triliiun, tahun ini naik lagi insya Allah menjadi Rp144 tirliun, ini artinya apa, naik lagi kontribusi ke negara. Walaupun (demikian), izin Bu (Menkeu) sebagian untuk cashflow juga sebagai pengembangan," kata Erick di acara #DemiIndonesia, dikutip Minggu (30/10/2022).
Lebih lanjut Erick menjelaskan, saat ini aset BUMN mencapai Rp6.300 triliun. BUMN yang sukses bisa membantu program-program pemerintah untuk kemajuan negara.
"BUMN mesti sehat, sehingga bisa membantu program-program pemerintah. Apa cukup dengan kerja keras pemerintah pusat dan daerah, tidak," sambung Erick.
Menurutnya, jika BUMN kaya, maka secara langsung bisa mendukung program pemerintah. Salah satunya adalah pengembangan sumber daya manusia melalui program beasiswa.
"Pemerintah punya LPDP, bagaimana mengirim anak-anak terbaik Indonesia ke luar negeri, tidak hanya sekolah, tetapi biaya kehidupan juga dinamin, tidak ada negara lain seperti itu, tidak banyak," lanjut Erick.
Baca juga: Erick Thohir Cawapres Potensial yang Mampu Gaet Suara untuk Prabowo
"Profit tahun kemarin BUMN Rp124 triliiun, tahun ini naik lagi insya Allah menjadi Rp144 tirliun, ini artinya apa, naik lagi kontribusi ke negara. Walaupun (demikian), izin Bu (Menkeu) sebagian untuk cashflow juga sebagai pengembangan," kata Erick di acara #DemiIndonesia, dikutip Minggu (30/10/2022).
Lebih lanjut Erick menjelaskan, saat ini aset BUMN mencapai Rp6.300 triliun. BUMN yang sukses bisa membantu program-program pemerintah untuk kemajuan negara.
"BUMN mesti sehat, sehingga bisa membantu program-program pemerintah. Apa cukup dengan kerja keras pemerintah pusat dan daerah, tidak," sambung Erick.
Menurutnya, jika BUMN kaya, maka secara langsung bisa mendukung program pemerintah. Salah satunya adalah pengembangan sumber daya manusia melalui program beasiswa.
"Pemerintah punya LPDP, bagaimana mengirim anak-anak terbaik Indonesia ke luar negeri, tidak hanya sekolah, tetapi biaya kehidupan juga dinamin, tidak ada negara lain seperti itu, tidak banyak," lanjut Erick.
Lihat Juga :