Awas, Harga Biji-bijian dan Daging di Asia-Pasifik Berpotensi Naik

Selasa, 01 November 2022 - 16:06 WIB
loading...
A A A
Hal ini menurutnya akan menjadi lebih buruk di kawasan Asia-Pasifik dimana banyak negara-negara telah terdampak oleh harga pupuk, bahan bakar, dan makanan yang lebih tinggi, yang semakin memperburuk gangguan terkait Covid pada rantai pasokan dan cuaca ekstrem yang disebabkan oleh perubahan iklim, yang berdampak pada produksi pertanian dan ketahanan pangan.

Baca Juga: Daftar Perusahaan Indonesia yang Ketergantungan Impor Gandum

"Konsumen di seluruh Asia-Pasifik akan harus membayar lebih banyak untuk bahan makanan pokok dan juga untuk daging," tuturnya.

Kepala Ekonom Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) Maximo Torero mengatakan, sebelum Rusia menghentikan partisipasinya, kesepakatan gandum Laut Hitam telah membuka ekspor 9 juta metrik ton biji-bijian senilai USD3 miliar.

"Secara praktis, berarti berkurangnya 1 juta metrik ton sereal di pasar dapat menyebabkan kenaikan harga sekitar 0,5%. Jadi, dampak jangka pendeknya tidak boleh terlalu besar," kata Torero. Dia menambahkan bahwa semakin lama situasinya, maka harga akan naik lebih tinggi lagi.

Menggambarkan situasi di Laut Hitam, Torero mengatakan ada 97 kapal bermuatan yang menunggu untuk berangkat, 15 kapal masuk menunggu untuk diperiksa dan 89 lainnya telah mendaftar untuk bergabung dalam kesepakatan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Rekomendasi
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tegaskan MBG Lanjut...
Tegaskan MBG Lanjut Terus, Hashim: Tak Berhenti sampai Berhasil
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
Infografis
10 Bandara InJourney...
10 Bandara InJourney Airports Terbaik di Asia Pasifik 2024!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved