Menanti Pengumuman Suku Bunga The Fed, Rupiah Lesu Darah

Rabu, 02 November 2022 - 20:24 WIB
loading...
A A A
Selain itu, indikator lain yang membuat dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang dunia lainnya, menurut Gunawan, adalah adanya kenaikan yield US Treasury (10 tahun) di level 4,10% saat ini.

Kenaikan yield ini menunjukan bahwa aliran dana masuk ke surat berharga denominasi dolar AS meningkat. "Peningkatan tersebut menjadi pemicu melemahnya mata uang negara lain terhadap dolar AS," jelas Gunawan.

Di sisi lain, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pada awal pekan sempat menguat, dalam dua hari perdagangan mengalami pelemahan.

Indeks yang sempat naik di atas level psikologis 7.100 hari Senin (31/10), pada perdagangan hari ini mengalami pelemahan dan berkonsolidasi di level psikologis 7.000.

Pelemahan IHSG sendiri seakan bergerak anomali dibandingkan dengan pergerakan sejumlah bursa di Asia yang mayoritas menguat.

"Sejauh ini tekanan masih terus menyelimuti pergerakan pasar keuangan ke depan. Pada dasarnya pasar sudah memperhitungkan (priced in) rencana kenaikan bunga acuan The Fed. Akan tetapi arah kebijakan selanjutnya setelah kenaikan suku bunga, akan lebih menentukan kemana pergerakan pasar keuangan," bebernya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
5 Akhlak Dasar Muslim...
5 Akhlak Dasar Muslim yang Kini Mulai Langka, Nomor 5 Jadi Kunci Menjaga Ukhuwah
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
Berita Terkini
Traveloka Gandeng Marriott...
Traveloka Gandeng Marriott International Perluas Akses Hotel di Asia Tenggara
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved