3 Indeks Wall Street Kompak Melemah Jelang Pengumuman The Fed
Rabu, 02 November 2022 - 21:33 WIB
loading...
A
A
A
Sejarah mencatat lonjakan suku bunga berdampak terhadap aset berisiko seperti bursa saham, sekaligus akan mendorong kenaikan dolar serta berpotensi menekan mata uang di negara lain.
Bank sentral AS berpeluang mengerek suku bunga acuan sebesar 75 basis poin pada akhir pertemuan pejabat Fed pukul 01.00 WIB dini hari nanti.
Apabila terjadi maka kenaikan 75 bps akan menjadi yang keempat kalinya secara berturut-turut, sebagai bentuk perjuangan The Fed menjinakkan gejolak inflasi. Kendati lonjakan harga sempat melandai pada bulan terakhir, angkanya masih jauh dari target inflasi The Fed di kisaran 2%-an.
Rebound pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal ketiga sebesar 2,6%, dari kontraksi dua kuartalan berturut-turut, membangun ekspektasi pasar bahwa The Fed bakal lebih dovish pada keputusannya nanti. Investor juga akan fokus terhadap pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell setelah pengumuman kebijakan suku bunga.
Baca juga: Menanti Pengumuman Suku Bunga The Fed, Rupiah Lesu Darah
Selain suku bunga, pasar juga terus mencermati laporan data ketenagakerjaan nasional ADP yang dirilis pada Rabu (2/11) pagi waktu setempat.
Bank sentral AS berpeluang mengerek suku bunga acuan sebesar 75 basis poin pada akhir pertemuan pejabat Fed pukul 01.00 WIB dini hari nanti.
Apabila terjadi maka kenaikan 75 bps akan menjadi yang keempat kalinya secara berturut-turut, sebagai bentuk perjuangan The Fed menjinakkan gejolak inflasi. Kendati lonjakan harga sempat melandai pada bulan terakhir, angkanya masih jauh dari target inflasi The Fed di kisaran 2%-an.
Rebound pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal ketiga sebesar 2,6%, dari kontraksi dua kuartalan berturut-turut, membangun ekspektasi pasar bahwa The Fed bakal lebih dovish pada keputusannya nanti. Investor juga akan fokus terhadap pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell setelah pengumuman kebijakan suku bunga.
Baca juga: Menanti Pengumuman Suku Bunga The Fed, Rupiah Lesu Darah
Selain suku bunga, pasar juga terus mencermati laporan data ketenagakerjaan nasional ADP yang dirilis pada Rabu (2/11) pagi waktu setempat.
Lihat Juga :