514 Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya Ditargetkan Tersebar di Nusantara

Minggu, 06 November 2022 - 17:48 WIB
loading...
514 Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya Ditargetkan Tersebar di Nusantara
Forum Komunikasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) menargetkan sebanyak 514 P4S didirikan di kabupaten dan kota di seluruh wilayah Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Forum Komunikasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) menargetkan sebanyak 514 P4S didirikan di kabupaten dan kota di seluruh wilayah Indonesia. Hal itu masuk dalam target program kerja 100 hari Forum Komunikasi P4S yang baru terbentuk kepengurusannya akhir September 2022.

Baca Juga: Wujudkan Petani Modern, Kementan Gelar Pelatihan Agribisnis Smart Farming

Ketua 2 Forum Komunikasi P4S, Zulharman Djusman menilai sedikitnya 195 P4S di kabupaten/kota seluruh Indonesia dibutuhkan saat ini. "Kalau program 100 hari kerja kami yang dikejar oleh Pak Menteri itu salah satunya pertumbuhan 514 P4S di kabupaten/kota seluruh wilayah Indonesia," ujar Zulharman dalam webinar ‘P4S: Dari Petani Untuk Petani’, Rabu (2/11/2022).

Dia menjelaskan, penumbuhan P4S penting dalam menggerakkan pembangunan pertanian dan perdesaan, mengingat salah satu ciri P4S adalah inovasi dan smart farming . Forum Komunikasi P4S punya tugas penting dalam mengedukasi petani .

"Ada stigma penggunaan teknologi smart farming itu mahal, susah, dan sebagainya. Nah, ini menjadi misi Forum Komunikasi P4S untuk edukasi. Memang sedikit susah di awalnya, tetapi penggunaan teknologi dalam smart farming nantinya akan sangat memudahkan petani," tuturnya.

Baca Juga: Kementan Ajak Petani Milenial Kalsel Garap Agribisnis dari Smart Farming

Sementara itu, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Leli Nuryati menuturkan bahwa peran P4S sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 33 Tahun 2016. "Jadi tidak hanya untuk pelatihan petani saja, tetapi menjadi sentra pengembangan jejaring usaha tani," kata Leli dalam kesempatan yang sama.

(akr)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1621 seconds (10.101#12.26)