Krisis Energi Bakal Bikin Jerman Nambah Utang 2 Kali Lipat Jadi Rp703,8 Triliun
Selasa, 08 November 2022 - 21:11 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Keuangan Christian Lindner telah berjanji untuk mengembalikan batas pinjaman -yang dikenal sebagai rem utang - tahun depan untuk pertama kalinya sejak 2020 saat ditangguhkan untuk membantu mendanai pengeluaran dan mengimbangi dampak pandemi virus corona.
Baca Juga: Hilangkan Ketergantungan Energi Rusia, Uni Eropa Jatuh ke Pelukan Diktator Lain
Pada saat yang sama, koalisi penguasa Kanselir Olaf Scholz telah setuju untuk membentuk dua dana khusus yang bukan bagian dari anggaran reguler untuk mengatasi krisis energi dan memungkinkan peningkatan besar dalam pengeluaran militer.
Sekitar 200 miliar euro telah dialokasikan untuk meringankan biaya listrik dan mendukung pemasok listrik yang mengakamu kesulitan, dengan 100 miliar euro lebih lanjut mengalir untuk angkatan bersenjata.
Lindner, yang merupakan petinggi the business-friendly Free Democrats and casts bersikeras bahwa rencana keuangan tahun depan akan mematuhi rem utang, yang membatasi pinjaman federal baru hingga 0,35% dari produk domestik bruto.
Baca Juga: Hilangkan Ketergantungan Energi Rusia, Uni Eropa Jatuh ke Pelukan Diktator Lain
Pada saat yang sama, koalisi penguasa Kanselir Olaf Scholz telah setuju untuk membentuk dua dana khusus yang bukan bagian dari anggaran reguler untuk mengatasi krisis energi dan memungkinkan peningkatan besar dalam pengeluaran militer.
Sekitar 200 miliar euro telah dialokasikan untuk meringankan biaya listrik dan mendukung pemasok listrik yang mengakamu kesulitan, dengan 100 miliar euro lebih lanjut mengalir untuk angkatan bersenjata.
Lindner, yang merupakan petinggi the business-friendly Free Democrats and casts bersikeras bahwa rencana keuangan tahun depan akan mematuhi rem utang, yang membatasi pinjaman federal baru hingga 0,35% dari produk domestik bruto.
Lihat Juga :