Pacu Digitalisasi Industri Logistik Nasional, Ini Jurus KJL

Rabu, 09 November 2022 - 23:33 WIB
loading...
Pacu Digitalisasi Industri...
Ilustrasi foto/pexels
A A A
JAKARTA - PT Krakatau Jasa Logistik (KJL), anak usaha PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), tengah mengembangkan aplikasi digital lokapasar Krakatau Integrated Logistic Solution (Kilogs).

Aplikasi tersebut dimaksudkan untuk menjembatani para pelaku usaha sektor logistik dan transportasi dengan industri manufaktur atau perusahaan yang membutuhkan jasa logistik.

Direktur Utama KJL Puji Winarto mengatakan, dengan hadirnya Kilogs, maka akan memudahkan para pelaku usaha. Selain menjadi jembatan antara para pelaku usaha sektor logistik dan transportasi dengan perusahaan, kemudahan yang diberikan oleh Kilogs, yaitu memberikan banyak pilihan vendor logistik yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan.

“Kilogs menyediakan berbagai pilihan vendor logistik dengan status pengiriman barang angkutan dapat dipantau secara real time oleh perusahaan pengguna jasa dan penyedia transportasi di mana saja kapan saja sehingga tercipta transparansi di sepanjang mata rantai pasok,” ujarnya, Rabu (9/11/2022).

Baca juga: Erick Thohir Lirik Potensi Ekonomi Digital Rp4.500 Triliun, BUMN Diminta Enggak Ketinggalan

Beberapa fitur yang mendukung Kilogs dalam menciptakan transparansi atau mengintegrasikan informasi pada rantai distribusi logistik diantaranya adalah Transport Management System (TMS), Warehouse Management System (WMS), Vendor Management System (VMS), dan Supply Chain Financing (SCF).

Dengan diluncurkan Kilogs akan menjadi solusi dari permasalahan distribusi logistik seperti biaya yang tinggi, sulit melacak posisi armada, progres pengiriman barang, dan proses yang tidak transparan serta kinerja vendor logistik yang tidak terkontrol yang masih sering dihadapi oleh perusahaan logistik.

Dengan adanya Kilogs, lanjut Puji, tentunya akan menekan biaya logistik. Perusahaan dapat membandingkan harga antar vendor, sehingga akan terbentuk nilai kompetitif.

“Perlu digaris bawahi, biaya logistik tidak hanya dari sisi biaya awal namun juga ketepatan waktu pengiriman. Peran Kilogs sangat dibutuhkan karena dilengkapi dengan estimasi waktu yang status pengirimannya dapat dilacak,” tambahnya.

Baca juga: Ancaman Resesi Global Membayangi, Menhub Wanti-wanti Industri Logistik

Tanggapan positif terhadap inovasi KJL disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi.

Dirinya mengatakan bahwa untuk terus berkembang perusahaan logistik harus mau menyesuaikan diri dan berkolaborasi. Digitalisasi dan memotong mata rantai pasok menjadi kunci utama sehingga akan tercipta efisiensi.

“Inovasi seperti ini sangat bagus karena akan memberikan banyak pilihan kepada masyarakat, dengan begitu masyarakat akan lebih mudah memilih mana yang terbaik. Tentunya hal ini sangat tepat dengan pola masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya yang saat ini cenderung lebih praktis. Dengan adanya lokapasar logistik maka perusahaan logistik dapat memenuhi itu," tuturnya.

Rencananya, Kilogs akan diluncurkan pada akhir tahun 2022 yang dapat juga diakses melalui ponsel. Ke depannya KJL akan meningkatkan fungsi Kilogs sebagai lokapasar yang dapat dimanfaatkan oleh setiap industri dan para pelaku usaha jasa logistik untuk meningkatkan kinerja perusahaan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
APTISI Siapkan Ekosistem...
APTISI Siapkan Ekosistem Kampus Digital untuk Tingkatkan APK Pendidikan Tinggi
Hari Buruh, Nurul Arifin...
Hari Buruh, Nurul Arifin Dorong Transformasi Pekerja Indonesia Hadapi Era AI dan Digitalisasi
Rekomendasi
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved