Mentan SYL: Rakyat Bisa Tanam Kok Impor, Enggak Nalar!
Kamis, 10 November 2022 - 18:44 WIB
loading...
Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) memberikan sentilan kepada kebiasaan impor yang menurutnya menghambat cita-cita memajukan sektor pertanian Indonesia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) memberikan sentilan kepada kebiasaan impor yang menurutnya menghambat cita-cita memajukan sektor pertanian Indonesia. Ditegaskan olehnya bahwa Indonesia memiliki alam yang cukup mendukung untuk memajukan sektor pertanian .
"Aku mau katakan, kalau kau urus pertanian dan tidak main-main. Menjadikan ini tugas bersama dan muaranya adalah nilai ibadah, Tuhan itu pasti turunkan Rahmatnya, asal jangan main impor-impor," ujar Mentan SYL dalam sambutannya pada acara panen padi from belitar melalui siaran YouTube Propaktani TV Ditjen TP, Kamis (10/11/2022).
Baca Juga: Mentan SYL Ajak Perbankan Perkuat Pertanian Indonesia
Mentan menambahkan, Indonesia mempunyai potensi besar untuk memajukan sektor pertanian melalui modal geografis dan masyarakat desa yang terbiasa bertani.
"Tanahnya subur, orangnya hebat, orangnya terbiasa bertani, ini terjadi diseluruh Indonesia, Allah memberikan alam yang bagus bangat, kau mau tanam ada, itu tersedia oleh tuhan," kata Mentan.
"Aku mau katakan, kalau kau urus pertanian dan tidak main-main. Menjadikan ini tugas bersama dan muaranya adalah nilai ibadah, Tuhan itu pasti turunkan Rahmatnya, asal jangan main impor-impor," ujar Mentan SYL dalam sambutannya pada acara panen padi from belitar melalui siaran YouTube Propaktani TV Ditjen TP, Kamis (10/11/2022).
Baca Juga: Mentan SYL Ajak Perbankan Perkuat Pertanian Indonesia
Mentan menambahkan, Indonesia mempunyai potensi besar untuk memajukan sektor pertanian melalui modal geografis dan masyarakat desa yang terbiasa bertani.
"Tanahnya subur, orangnya hebat, orangnya terbiasa bertani, ini terjadi diseluruh Indonesia, Allah memberikan alam yang bagus bangat, kau mau tanam ada, itu tersedia oleh tuhan," kata Mentan.
Lihat Juga :