Perbandingan Pendapatan per Kapita China dan Rusia, Siapa Juaranya?
Jum'at, 11 November 2022 - 15:02 WIB
loading...
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/Dok.
A
A
A
JAKARTA - Rusia dan China adalah dua negara besar dengan latar belakang paham komunis yang kuat. Namun, seiring perubahan zaman, Rusia kini bukan lagi negara komunis, sementara China meski masih negara komunis dalam kesehariannya bisa dibilang menganut kapitalisme.
Satu hal yang pasti, keduanya hingga saat ini sebagai terbilang negara besar. Tak hanya dari luas wilayah, namun juga dari sisi pengaruh dan perekonomian.
Baca Juga: Ekonomi Rusia dalam Angka, Berjalan Lamban Meski Belum Krisis
World Economic Forum (WEF) menyebut perekonomian China mengalami perubahan besar sejak dua dekade silam. Tahun 1992, perekonomian China hanya menempati posisi ke-10 terbesar di dunia. Namun, lonjakan perekonomian di negara yang dipimpin Presiden Xi Jinping itu membuat peringkatnya melesat hanya terpaut satu tingkat di bawah perekonomian terbesar dunia: Amerika Serikat (AS).
China juga merupakan negara produktif. Pada tahun 2022 ini, China menargetkan tingkat pengangguran di kota-kota tidak lebih dari 5,5%. Target lainnya juga China bebankan pada indeks harga konsumen, yang harus mencapai sekitar 3%. China juga berencana menambah lebih dari 11 juta lapangan pekerjaan baru, seperti tahun lalu.
Satu hal yang pasti, keduanya hingga saat ini sebagai terbilang negara besar. Tak hanya dari luas wilayah, namun juga dari sisi pengaruh dan perekonomian.
Baca Juga: Ekonomi Rusia dalam Angka, Berjalan Lamban Meski Belum Krisis
World Economic Forum (WEF) menyebut perekonomian China mengalami perubahan besar sejak dua dekade silam. Tahun 1992, perekonomian China hanya menempati posisi ke-10 terbesar di dunia. Namun, lonjakan perekonomian di negara yang dipimpin Presiden Xi Jinping itu membuat peringkatnya melesat hanya terpaut satu tingkat di bawah perekonomian terbesar dunia: Amerika Serikat (AS).
China juga merupakan negara produktif. Pada tahun 2022 ini, China menargetkan tingkat pengangguran di kota-kota tidak lebih dari 5,5%. Target lainnya juga China bebankan pada indeks harga konsumen, yang harus mencapai sekitar 3%. China juga berencana menambah lebih dari 11 juta lapangan pekerjaan baru, seperti tahun lalu.
Lihat Juga :