Tarif Naik cuma 11%, Pengusaha Penyeberangan Merasa Didiskriminasi
Sabtu, 12 November 2022 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Khoiri melanjutkan, jumlah 5 ribu unit kendaraan yang diangkut oleh angkutan penyeberangan tidak lebih dari 0,07% dari jumlah unit yang beroperasi di luar angkutan penyeberangan. Jadi dampak kenaikan harga logistik yang tidak menggunakan angkutan ferry jauh lebih besar dan tentunya mengakibatkan inflasi yang jauh lebih tinggi.
Khoiri memberi contoh, truk pengangkut beras seberat 30 ton yang menyeberang di lintas Merak-Bakauheni saat ini tarifnya sebesar Rp974.278. Bila naik 35,4%, maka biaya menyeberang tersebut akan menjadi Rp1.319.172 sehingga besaran kenaikan adalah Rp344.894 untuk 30 ton beras.
Harga komoditas beras 30 ton adalah Rp300 juta, sehingga harga per kg-nya Rp10 ribu. Dengan kenaikan tarif 35,4% hanya menymbang harga 0,11% atau Rp11,4 per kg. Harga beras sebelum menyeberang Rp10.000 per kg menjadi Rp10.014 per kg setelah menyeberang.
"Maka pernyataan Menteri Perhubungan tentang dampak inflasi yang disebabkan oleh kenaikan tarif ferry adalah sangat tinggi terlihat tidak berdasar pada analisis yang tepat," ucapnya.
Mengenai keberatan publik yang dikaitkan dengan kenaikan tarif ferry, kata Khoiri, keselamatan transportasi adalah segala-galanya. Padahal, penyebab keberatan publik terhadap kenaikan tarif di semua moda transportasi karena dipicu harga BBM.
Khoiri memberi contoh, truk pengangkut beras seberat 30 ton yang menyeberang di lintas Merak-Bakauheni saat ini tarifnya sebesar Rp974.278. Bila naik 35,4%, maka biaya menyeberang tersebut akan menjadi Rp1.319.172 sehingga besaran kenaikan adalah Rp344.894 untuk 30 ton beras.
Harga komoditas beras 30 ton adalah Rp300 juta, sehingga harga per kg-nya Rp10 ribu. Dengan kenaikan tarif 35,4% hanya menymbang harga 0,11% atau Rp11,4 per kg. Harga beras sebelum menyeberang Rp10.000 per kg menjadi Rp10.014 per kg setelah menyeberang.
"Maka pernyataan Menteri Perhubungan tentang dampak inflasi yang disebabkan oleh kenaikan tarif ferry adalah sangat tinggi terlihat tidak berdasar pada analisis yang tepat," ucapnya.
Mengenai keberatan publik yang dikaitkan dengan kenaikan tarif ferry, kata Khoiri, keselamatan transportasi adalah segala-galanya. Padahal, penyebab keberatan publik terhadap kenaikan tarif di semua moda transportasi karena dipicu harga BBM.
Lihat Juga :