Pangkas Perbedaan Harga, Begini Strategi Badan Pangan Nasional

Rabu, 16 November 2022 - 11:25 WIB
loading...
Pangkas Perbedaan Harga,...
NFA akan memobilisasi bahan pangan dari daerah surplus ke defisit. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Badan Pangan Nasional (National Food Agency/NFA) melakukan mobilisasi bahan pangan antarwilayah dari daerah surplus ke daerah defisit jelang Natal dan tahun baru 2022 (Nataru). Upaya itu guna memangkas disparitas harga yang berdampak pada kemampuan daya beli masyarakat.

Baca juga: Perpres Cadangan Pangan Disahkan, NFA Rumuskan Aturan Turunan

Kepala NFA Arief Prasetyo Adi mengatakan, hingga November 2022, NFA telah melakukan banyak penyerapan bahan pokok baik dari petani, nelayan maupun peternak. Hasil produksi tersebut juga sudah dikirimkan ke beberapa wilayah di seluruh Indonesia.

"NFA telah memfasilitasi pengiriman jagung dari NTB ke dan Jateng ke wilayah peternak di Jatim dan Jateng mencapai 3,5 ton, mobilisasi sapi hidup ke Jabodetabek sebanyak 1.405 ekor, fasilitasi cabai dari Sulsel ke Pasar Induk Kramat jati sebanyak 79,3 ton, dan pengiriman bawang merah dari Bima ke Palembang, Temanggung, dan Bangka sebanyak 44,1 ton," beber Arief Rabu (16/11/2022).

Sambung dia, pihaknya juga memfasilitasi distribusi daging ayam ras beku dari Jatim ke Kaltara sebanyak 32 ton, serta memfasilitasi penyerapan live bird oleh BUMN pangan dan perusahaan integrator mencapai 221 ribu ekor.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan penyerapan produk pangan dari produsen (petani, peternak dan nelayan) sehingga menjaga semangat untuk tetap berproduksi.

Baca juga: Awas, Asap Rokok Picu Kenaikan Kasus Stunting di Palembang!

"Selain itu, juga sebagai langkah pengendalian inflasi mengingat pangan berkontribusi signifikan terhadap laju inflasi," ucap Arief.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
H-2 Lebaran, Harga Bahan...
H-2 Lebaran, Harga Bahan Pangan Meroket: Cabai Rawit Merah Rp131.000 per Kg, Daging Rp168.650
Puasa Belum Satu Pekan,...
Puasa Belum Satu Pekan, Ada Temuan Minyakita Dijual di Atas HET
Bapanas Ancam Pemain...
Bapanas Ancam Pemain di Balik Kelangkaan Minyak Goreng
Beras SPHP 2026 Mulai...
Beras SPHP 2026 Mulai Disalurkan Februari, Masyarakat Bisa Beli hingga 25 Kg
Program SPHP Beras Dipastikan...
Program SPHP Beras Dipastikan Berlanjut di 2026, Stok Beras Bulog 3,2 Juta Ton
Presiden Prabowo: Indonesia...
Presiden Prabowo: Indonesia Kini Dihormati Dunia karena Berhasil Swasembada Pangan
Riwayat Pendidikan Arief...
Riwayat Pendidikan Arief Prasetyo Adi, yang Dicopot dari Jabatan Kepala Bapanas
Profil Arief Prasetyo...
Profil Arief Prasetyo Adi, Kepala Bapanas yang Dicopot Presiden Prabowo
Rekomendasi
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Jenguk Haji Bolot di...
Jenguk Haji Bolot di RS, Rico Ceper Ungkap Momen Mengharukan
Berita Terkini
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved