Biomassa Kayu Potensial Dikembangkan untuk Energi Terbarukan
Kamis, 10 November 2022 - 19:33 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga:Target Bauran Energi Baru Terbarukan 23% Harus Terealisasi 2025)
“Kami menargetkan untuk mengurangi emisi hingga 50% di tahun 2030 dan mencapai Net Zero pada tahun 2050,” kata Dian.
Dian melanjutkan, sebagai salah satu industri produk alam terbesar di dunia, APRIL Group punya visi keberlanjutan APRIL2030. Salah satunya adalah menargetkan penggunaan 90% energi terbarukan untuk kebutuhan pabrik.
Sebagai sumber energi April Group memanfaatkan biomassa kayu dan black liquor, cairan yang dihasilkan dari lignin kayu dan bisa diguna ulang sebagai bahan bakar. APRIL Group juga sedang melakukan investasi pembangkit listrik tenaga surya yang akan memiliki kapasitas hingga 20 MW.
Sementara itu President Director Indika Nature Leonardus Herwindo menjelaskan saat ini pihaknya sedang mengembangkan hutan tanaman untuk sebagai bahan baku biomassa industri wood pellet.
Indika Nature memiliki anak usaha yang mengelola konsesi seluas 170.000 hektare dimaa 15.000 hektare di antara ditanami kaliandra. “Panen perdana diperkirakan akan dilakukan akhir tahun 2023,” katanya.
“Kami menargetkan untuk mengurangi emisi hingga 50% di tahun 2030 dan mencapai Net Zero pada tahun 2050,” kata Dian.
Dian melanjutkan, sebagai salah satu industri produk alam terbesar di dunia, APRIL Group punya visi keberlanjutan APRIL2030. Salah satunya adalah menargetkan penggunaan 90% energi terbarukan untuk kebutuhan pabrik.
Sebagai sumber energi April Group memanfaatkan biomassa kayu dan black liquor, cairan yang dihasilkan dari lignin kayu dan bisa diguna ulang sebagai bahan bakar. APRIL Group juga sedang melakukan investasi pembangkit listrik tenaga surya yang akan memiliki kapasitas hingga 20 MW.
Sementara itu President Director Indika Nature Leonardus Herwindo menjelaskan saat ini pihaknya sedang mengembangkan hutan tanaman untuk sebagai bahan baku biomassa industri wood pellet.
Indika Nature memiliki anak usaha yang mengelola konsesi seluas 170.000 hektare dimaa 15.000 hektare di antara ditanami kaliandra. “Panen perdana diperkirakan akan dilakukan akhir tahun 2023,” katanya.
(dar)
Lihat Juga :