5 Negara ASEAN Luncurkan Sistem Pembayaran Digital Terintegrasi, Gubernur BI: UMKM Kian Naik Kelas

Rabu, 16 November 2022 - 21:54 WIB
loading...
5 Negara ASEAN Luncurkan...
Bank sentral di lima negara Asia Tenggara -Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia dan Filipina- yang tergabung dalam ASEAN meluncurkan sistem pembayaran digital terintegrasi. Foto ilustrasi SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bank sentral di lima negara Asia Tenggara -Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia dan Filipina- yang tergabung dalam ASEAN meluncurkan sistem pembayaran digital terintegrasi, pada Senin (14/11/2022).Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menilai langkah tersebut mendorong UMKM kian naik kelas.



"Peluncuran sistem pembayaran digital untuk tingkat retail itu akan mempermudah transaksi antar-negara ASEAN dan mendorong UMKM kian naik kelas. Sebab melalui kebijakan tersebut, pembayaran di lima negara bisa lebih cepat dan murah," ungkap Perry Warjiyo. Baca juga: Tumbuh Pesat, Transaksi Digital Banking Naik Jadi Rp4.359,7 Triliun

Menurutnya, kebijakan itu menguntungkan karena jumlah pelaku UMKM di Tanah Air mencapai 65,5 juta. "Ditambah lagi, pelaku usaha level menengah bawah ini didominasi anak muda dan perempuan sehingga membuat ekonomi lebih inklusif," imbuhnya.

Menyambut potensi pertumbuhan UMKM tersebut, SiCepat Ekspres siap menghadirkan layanan pengiriman paket lintas negara dengan harga terjangkau.

Chief Marketing & Corporate Communication SiCepat Ekspres, Wiwin Dewi Herawati, menyampaikan bahwa kebijakan itu berdampak positif bagi pertumbuhan bisnis UMKM di Indonesia. Baca juga: Kasus Covid-19 Kembali Meningkat, Malaysia Anjurkan Pemakaian Masker
Menurutnya, seiring dengan diluncurkannya sistem pembayaran digital di lima negara ASEAN, maka volume pengiriman barang antar negara-negara tersebut berpotensi untuk meningkat."SiCepat Ekspres berkomitmen untuk menjadi mitra layanan pengiriman bagi jutaan pelaku UMKM di Indonesia,” ungkap Wiwin.

Namun, Wiwin juga menyampaikan pentingnya sosialisasi mengenai kebijakan di lima negara ASEAN ini ke masyarakat Indonesia secara luas agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dan meluas.

“Tantangan yang kita hadapi saat ini adalah bagaimana sosialisasi pembayaran digital ini bisa dipahami oleh seluruh masyarakat dari sisi kemudahan dan keamanannya,” jelas Wiwin

Lanjut Wiwin, untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengiriman internasional, baik dokumen maupun paket, pihaknya telah menghadirkan layanan SiCepat GO.Layanan ini sudah menjangkau semua negara-negara di Asia, termasuk lima negara ASEAN yang kini memiliki sistem pembayaran digital terintegrasi.

SiCepat GO tersedia untuk pengiriman dari kota asal yaitu: Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Denpasar, Medan, dan Makassar/Ujung Pandang. Tarif SiCepat GO sudah termasuk biaya fuel surcharge, dan dapat dicek melalui website resmi SiCepat.

SiCepat juga memiliki produk SCBD (SiCepat Cross Border) yang menyediakan tiga layanan, yaitu Procurement, Buy & Ship, dan International Shipping.

Layanan ini merupakan solusi bagi seller UMKM yang ingin melakukan pencarian, pemesanan, pembelian dan pengiriman bahan baku berkualitas dari luar negeri.

Dengan kesiapan infrastruktur, inovasi teknologi, dan sistem manajemen mutu tersertifikasi, SiCepat siap mendukung pertumbuhan ekonomi regional dengan layanan ekspedisi berkualitas dan harga yang terjangkau.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Skarbu Bikin Bundaran...
Skarbu Bikin Bundaran HI Bergelora, Jak Mania Kompak Nyanyikan ‘Persija Ale’
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Berita Terkini
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Distribusi BBM di Tengah Lonjakan Permintaan
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Infografis
Inilah 5 Negara ASEAN...
Inilah 5 Negara ASEAN yang Memiliki Etnis Tionghoa Terbanyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved