Juragan KAI Khawatir, Banyak Kereta Buatan INKA yang Retak

Rabu, 08 Juli 2020 - 16:46 WIB
loading...
Juragan KAI Khawatir,...
foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengeluhkan kualitas dari kereta buatan PT Industri Kereta Api (Persero ) atau INKA. Pasalnya, gerbong kereta hasil produksi INKA banyak yang retak.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan, kondisi itu sangat mengakhawatirkan bagi perseroan. Mengingat, 90% dari gerbong yang ada saat ini merupakan produksi INKA.

"Kami sampaikan bahwa dari sarana kita itu mayoritas dari INKA, hampir 90%. Kami sekarang ini sedang menghadapi masalah dengan INKA karena ada permasalahan gerbong retak," ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, Rabu (8/7/2020). ( Baca juga:KAI Tagih Utang ke Pemerintah Rp257,87 Miliar )

Didiek mengaku sudah menyampaikan hal ini kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bahkan, Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin bersama dengan Kementerian Perhubungan juga sudah menggelar pertemuan untuk mencari jalan keluar atas keretakan gerbong kereta buatan INKA.

"Itu jumlahnya signifikan dan ini sedang kami selesaikan. Kami ditengahi BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan)," jelas Didiek.

Didiek menambahkan, perseroan akan tetap mendukung penggunaan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) kepada sejumlah proyek dan pengadaan kereta. Namun, harus ada relaksasi harga yang diberikan agar bisa kompetitif dengan produk asing.

Apalagi saat ini pemerintah tengah berjuang menghidupkan ekonomi nasional dengan meningkatkan penggunaan TKDN, substitusi impor, dan mendorong sektor pariwisata.

"Jadi kalau ada TKDN di atas 25%, maka harga domestik bisa lebih mahal 25% dibandingkan degan harga asing. Kami sepakat," jelas Didiek.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
Penjualan Tiket Kereta...
Penjualan Tiket Kereta di Long Weekend Capai 685.933, Ini 10 Stasiun dengan Keberangkatan Tertinggi
Hindari Blokade AS,...
Hindari Blokade AS, Iran Alihkan Perdagangan ke Jalur Kereta Api China
Komisi V DPR Dorong...
Komisi V DPR Dorong Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api
Desakan Mundur Dirut...
Desakan Mundur Dirut KAI, Pengamat: Evaluasi Harus Objektif, Bukan Tekanan Politik
KAI Catatkan Penjualan...
KAI Catatkan Penjualan Tiket 3,6 Juta, Okupansi KA Jarak Jauh Tembus 120%
Dirut KAI Bagikan Strategi...
Dirut KAI Bagikan Strategi Kepemimpinan Transformatif di Leadership Forum BSI
106.474 Wisman Berangkat...
106.474 Wisman Berangkat dari 222 Stasiun di Luar 10 Terbesar, Perjalanan dengan KA Semakin Tersebar
Transformasi KAI Hadirkan...
Transformasi KAI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Setara bagi Perempuan, Lansia, dan Disabilitas
Rekomendasi
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Ruben Onsu Buka Peluang...
Ruben Onsu Buka Peluang Mediasi dengan Sarwendah di Luar Pengadilan, Demi Anak
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Berita Terkini
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved