Pemanfaatan Web3 Bisa Dongkrak Pendapatan Pelaku Industri Kreatif
Jum'at, 18 November 2022 - 22:52 WIB
loading...
A
A
A
“Salah satu contohnya bagi dunia gaming. Jumlah gamers di Indonesia sangat banyak mencapai ratusan juta orang dan kita bisa bayangkan melalui pengaplikasian Web3, gamers tidak hanya sekadar bermain tapi bisa berpenghasilan,” ujar Timo, sapaan akrab Timothius Martin, dikutip Jumat (18/11/2022).
Menurut dia, kehadiran Web 3.0 dapat merevolusi ekonomi digital di masa depan. “Contohnya, di industri gaming, gamers tidak hanya menghabiskan uang tapi bisa menghasilkan juga dalam bentuk kripto ataupun NFT yang memiliki nilai,” tuturnya.
Timo melanjutkan, hal yang sama bisa dilakukan di industri seni, di mana seniman tidak hanya menunjukkan karyanya tetapi bisa bisa dengan mudah menjual hasil karyanya.
“Jadi Web3 banyak sekali membuka kesempatan untuk para creator dapat menjadi besar dan meraih sumber pendapatan baru,” tandasnya.
Lantaran dunia Web3 masih sangat baru, Timo menekankan pentingnya edukasi dan mencari cara agar Web3 mudah diakses. “Pengalaman saya mengakses Web3 saat ini masih cukup rumit dengan banyaknya step-step yang perlu dilewati, jadi terlalu complicated untuk pengguna baru,” tukasnya.
Baca juga: Begini Sejarah Perkembangan Internet sampai 5G
Dia pun mengapresiasi ajang Finfolk Conference sebagai wadah informasi baru untuk para creator mengenal lebih jauh mengenai Web3.
Menurut dia, kehadiran Web 3.0 dapat merevolusi ekonomi digital di masa depan. “Contohnya, di industri gaming, gamers tidak hanya menghabiskan uang tapi bisa menghasilkan juga dalam bentuk kripto ataupun NFT yang memiliki nilai,” tuturnya.
Timo melanjutkan, hal yang sama bisa dilakukan di industri seni, di mana seniman tidak hanya menunjukkan karyanya tetapi bisa bisa dengan mudah menjual hasil karyanya.
“Jadi Web3 banyak sekali membuka kesempatan untuk para creator dapat menjadi besar dan meraih sumber pendapatan baru,” tandasnya.
Lantaran dunia Web3 masih sangat baru, Timo menekankan pentingnya edukasi dan mencari cara agar Web3 mudah diakses. “Pengalaman saya mengakses Web3 saat ini masih cukup rumit dengan banyaknya step-step yang perlu dilewati, jadi terlalu complicated untuk pengguna baru,” tukasnya.
Baca juga: Begini Sejarah Perkembangan Internet sampai 5G
Dia pun mengapresiasi ajang Finfolk Conference sebagai wadah informasi baru untuk para creator mengenal lebih jauh mengenai Web3.
Lihat Juga :