Perekrutan 5.000 TKL di Konawe Jangan Sampai Timbulkan Polemik Baru
Rabu, 08 Juli 2020 - 19:38 WIB
loading...
A
A
A
Pihaknya juga berpesan agar perekrutan TKL yang nantinya dilakukan secara akuntabel dan bersih dari pungutan liar. Langkah itu harus dipastikan dan diawasi dengan seksama agar kerja sama yang sudah berjalan dengan baik saat ini tidak menimbulkan polemik baru.
"Kami juga akan ikut mengawasi prosesnya. Semua pihak harus mau untuk saling mendengarkan dan berkomunikasi. Kondusifitas juga harus terus dijaga agar bisa fokus untuk melaksanakan tugasnya masing-masing," tandas dia.
Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan berencana mendatangkan 500 tenaga kerja asing (TKA) asal China ke Konawe, Sulawesi Tenggara. Kedatangan TKA ini sempat ditunda karena adanya penolakan di daerah sekitar.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah mengatakan alasan pemerintah mengizinkan masuk TKA China ke daerah tersebut karena keahliannya dibutuhkan. Terutama dari perusahaan yang ada di Konawe.
"Kami juga akan ikut mengawasi prosesnya. Semua pihak harus mau untuk saling mendengarkan dan berkomunikasi. Kondusifitas juga harus terus dijaga agar bisa fokus untuk melaksanakan tugasnya masing-masing," tandas dia.
Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan berencana mendatangkan 500 tenaga kerja asing (TKA) asal China ke Konawe, Sulawesi Tenggara. Kedatangan TKA ini sempat ditunda karena adanya penolakan di daerah sekitar.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah mengatakan alasan pemerintah mengizinkan masuk TKA China ke daerah tersebut karena keahliannya dibutuhkan. Terutama dari perusahaan yang ada di Konawe.
(uka)
Lihat Juga :