MotionTrade: 3 Jenis Grafik Saham yang Harus Diketahui Investor Saham

Senin, 21 November 2022 - 11:05 WIB
loading...
MotionTrade: 3 Jenis Grafik Saham yang Harus Diketahui Investor Saham
Pada aplikasi MotionTrade, Anda dapat melihat grafik saham sesuai kebutuhan Anda. Kenali 3 (tiga) jenis grafik saham yang perlu untuk diketahui. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - MNC Sekuritas merupakan unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dan perusahaan sekuritas terbaik yang memiliki reputasi serta mendapat beragam penghargaan. Bukan hanya menyediakan layanan investasi saham , MNC Sekuritas juga menyediakan beragam produk reksa dana yang dapat dijadikan sebagai alternatif investor untuk berinvestasi.

Baca Juga: Tips MotionTrade: 4 Cara Investasi Sejak Dini

Grafik saham sangat penting bagi seorang trader atau investor untuk melakukan analisis suatu saham. Analisis menggunakan grafik harga saham sebagai tolok ukur kinerja sebuah saham disebut dengan analisis teknikal.

Trader atau investor pemula yang baru mulai terjun ke dunia saham tentunya perlu mengetahui jenis-jenis grafik yang terdapat dalam dunia saham. Berikut ini adalah 3 (tiga) jenis grafik saham yang perlu untuk diketahui, yaitu:

1. Line Chart
Line chart merupakan jenis grafik yang paling sederhana. Grafik ini berbentuk garis dan hanya menampilkan pergerakan harga saham emiten setelah perdagangan ditutup (closing prices).

Baca Juga: Tips MotionTrade: Memilih Investasi di Tengah Fluktuasi Ekonomi

Line chart cocok digunakan untuk pemula yang baru memulai trading saham atau investor jangka panjang untuk melihat sekilas bagaimana tren pergerakan saham saat ini. Cara membaca grafik line chart sangat mudah, cukup tentukan rentang waktu interval pergerakan harga saham yang ingin dilihat, lalu simpulkan apakah harga saham tersebut sedang naik, bergerak terbatas, atau menurun.

2. Bar Chart
Bar chart adalah grafik berbentuk batang yang menampilkan informasi lengkap mengenai harga saham, mulai dari harga pembukaan (opening price), harga tertinggi, harga terendah, dan harga penutupan (closing price).

Warna hijau pada grafik jenis ini menandakan harga saham penutupan (closing price) pada interval waktu tertentu lebih tinggi dari harga pembukaan (opening price), sedangkan warna merah menunjukkan bahwa harga saham penutupan lebih rendah dari harga pembukaan.

3. Candlestick Chart
Grafik saham lilin atau candlestick chart merupakan jenis grafik yang paling sering digunakan untuk menganalisis saham. Candlestick chart juga memiliki 2 (dua) warna yaitu hijau untuk menunjukkan harga saham yang sedang naik dan merah untuk menunjukkan harga saham mengalami penurunan. Grafik ini menyerupai lilin yang terdiri dari 3 (tiga) bagian yaitu:
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1622 seconds (10.177#12.26)