KAI Daop 1 Jakarta Pastikan Perjalanan Kereta Aman Usai Gempa Cianjur
Senin, 21 November 2022 - 16:44 WIB
loading...
PT KAI Daop 1 Jakarta memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah kerja Daop 1 Jakarta saat ini dalam kondisi aman pascagempa di kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022) siang. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia atau KAI Daop 1 Jakarta memastikan seluruh perjalanan kereta api (KA) di wilayah kerja Daop 1 Jakarta saat ini dalam kondisi aman, lancar dan terkendali, pascagempa di kabupaten Cianjur , Jawa Barat, siang ini.
Kepala Humas KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunnisa mengatakan, tidak ada gangguan operasional dampak kejadian gempa tersebut termasuk perjalanan KA Pangrango pada lintas Bogor - Sukabumi.
Untuk diketahui KAI Daerah Operasional atau Daop 1 meliputi wilayah yang terbentang dari stasiun Merak di provinsi Banten hingga stasiun Cikampek di Jawa Barat, melintasi stasiun-stasiun di wilayah DKI Jakarta, Banten, Bogor, Kota Depok, Sukabumi, dan Karawang.
"Paska terjadinya gempa sejumlah KA sempat diberhentikan sesaat dengan rentang waktu paling lama hingga 10 menit untuk pemeriksaan kondisi prasarana guna memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan KA," kata Eva melalui keterangan tertulis yang diterima, Senin (21/11/2022).
Baca juga: 44 Orang Meninggal Akibat Gempa M5,6, Cianjur Darurat Tenaga Medis
Kepala Humas KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunnisa mengatakan, tidak ada gangguan operasional dampak kejadian gempa tersebut termasuk perjalanan KA Pangrango pada lintas Bogor - Sukabumi.
Untuk diketahui KAI Daerah Operasional atau Daop 1 meliputi wilayah yang terbentang dari stasiun Merak di provinsi Banten hingga stasiun Cikampek di Jawa Barat, melintasi stasiun-stasiun di wilayah DKI Jakarta, Banten, Bogor, Kota Depok, Sukabumi, dan Karawang.
"Paska terjadinya gempa sejumlah KA sempat diberhentikan sesaat dengan rentang waktu paling lama hingga 10 menit untuk pemeriksaan kondisi prasarana guna memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan KA," kata Eva melalui keterangan tertulis yang diterima, Senin (21/11/2022).
Baca juga: 44 Orang Meninggal Akibat Gempa M5,6, Cianjur Darurat Tenaga Medis
Lihat Juga :