Wall Street Terdongkrak Naik Usai The Fed Beri Sinyal Perlambatan Kenaikan Suku Bunga
Kamis, 24 November 2022 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Menurut risalah The Fed, mayoritas substansial dari pembuat kebijakan setuju soal kemungkinan akan segera memperlambat laju kenaikan suku bunga.
"Apa yang dibutuhkan pasar ekuitas untuk melihat kekuatan baru-baru ini untuk melanjutkan adalah apa yang kami dapatkan dari risalah," kata Michael James, direktur pelaksana perdagangan ekuitas di Wedbush Securities di Los Angeles.
Baca Juga: Terendah Sejak Januari 2022, Inflasi di Amerika Capai 7,7% pada Oktober
Sejak pertemuan terakhir The Fed pada 1-2 November, investor lebih optimis bahwa tekanan harga mulai mereda, yang berarti kenaikan suku bunga yang lebih kecil dapat mengurangi inflasi.
Volume perdagangan tipis menjelang liburan Thanksgiving pada hari Kamis, dengan pasar saham AS dibuka untuk setengah sesi pada hari Jumat. Sebelumnya pada hari Rabu, sekumpulan data ekonomi yang beragam menyebabkan penurunan hasil pada catatan Treasury 10-tahun, membantu mendorong saham naik.
Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran naik lebih dari yang diperkirakan pekan lalu dan aktivitas bisnis AS berkontraksi untuk bulan kelima berturut-turut pada November. Sentimen konsumen berdetak lebih tinggi dan penjualan rumah naik di atas ekspektasi.
"Apa yang dibutuhkan pasar ekuitas untuk melihat kekuatan baru-baru ini untuk melanjutkan adalah apa yang kami dapatkan dari risalah," kata Michael James, direktur pelaksana perdagangan ekuitas di Wedbush Securities di Los Angeles.
Baca Juga: Terendah Sejak Januari 2022, Inflasi di Amerika Capai 7,7% pada Oktober
Sejak pertemuan terakhir The Fed pada 1-2 November, investor lebih optimis bahwa tekanan harga mulai mereda, yang berarti kenaikan suku bunga yang lebih kecil dapat mengurangi inflasi.
Volume perdagangan tipis menjelang liburan Thanksgiving pada hari Kamis, dengan pasar saham AS dibuka untuk setengah sesi pada hari Jumat. Sebelumnya pada hari Rabu, sekumpulan data ekonomi yang beragam menyebabkan penurunan hasil pada catatan Treasury 10-tahun, membantu mendorong saham naik.
Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran naik lebih dari yang diperkirakan pekan lalu dan aktivitas bisnis AS berkontraksi untuk bulan kelima berturut-turut pada November. Sentimen konsumen berdetak lebih tinggi dan penjualan rumah naik di atas ekspektasi.
Lihat Juga :